Isolasi Senyawa Triterpenoid Dan Uji Aktivitas Antibakteri Dari Fraksi Etil Asetat Daun Pegagan (Centella asiatica (Linn) Urban)

Riska, Affriliana Devi (2020) Isolasi Senyawa Triterpenoid Dan Uji Aktivitas Antibakteri Dari Fraksi Etil Asetat Daun Pegagan (Centella asiatica (Linn) Urban). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (352kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (392kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V Penutup)
BAB V Penutup.pdf - Published Version

Download (415kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (394kB) | Preview
[img] Text (SKRIPSI Full Text)
SKRIPSI Full Text RISKA AFFRILIANA DEVI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tumbuhan Pegagan (Centella asiatica (Linn) Urban) merupakan tanaman liar yang mudah ditemukan di halaman sekitar, perkebunan ataupun di tempat yang lembab. Daun tumbuhan ini telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional antara lain untuk mengobati sakit perut, penyembuh luka, mimisan, penyakit borok serta penambah nafsu makan. Pada penelitian ini, telah dilakukan uji aktivitas antibakteri fraksi etil asetat daun pegagan dengan metoda difusi sumuran terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan bakteri Escherichia coli. Hasilnya menunjukkan bahwa fraksi ini aktif terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan bakteri Escherichia coli. Selanjutnya dilakukan isolasi dan pemurnian terhadap fraksi etil asetat menggunakan metoda kromatografi kolom fasa normal. Senyawa murni hasil isolasi diperoleh berupa padatan putih dengan titik leleh 247-249OC dan menunjukkan positif triterpenoid dengan pereaksi Liebermann-Burchard. Karakterisasi senyawa triterpenoid hasil isolasi menggunakan data spektrum UV menunjukkan bahwa senyawa hasil isolasi tidak memiliki ikatan rangkap berkonjugasi ditandai dengan adanya serapan maksimum pada panjang gelombang 254 nm. Data spektrum IR menunjukkan adanya gugus fungsi karbonil (1736,89 cm-1), gugus fungsi C-O (1238 cm-1), gugus fungsi C-H alifatik ulur dan tekuk (2979,20 cm-1 dan 1448,12 cm-1), serta munculnya gugus geminal dimetil (1373,92 cm-1) yang merupakan ciri khas dari senyawa triterpenoid. Senyawa triterpenoid hasil isolasi tidak menunjukkan aktivitas antibakteri baik terhadap bakteri Staphylococcus aureus maupun terhadap bakteri Escherichia coli. Kata Kunci : Pegagan, Triterpenoid, Antibakteri

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Suryati
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: s1 kimia kimia
Date Deposited: 28 Aug 2020 03:39
Last Modified: 28 Aug 2020 03:39
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/60599

Actions (login required)

View Item View Item