Zulda, Musyarifah (2020) HUBUNGAN EKSPRESI PROTEIN 16 (p16) DENGAN DERAJAT HISTOPATOLOGIK DAN INVASI PERINEURAL PADA KARSINOMA SEL SKUAMOSA KEPALA DAN LEHER. Masters thesis, Universitas Andalas.
|
Text (cover dan abstrak)
Cover dan abstrak.pdf - Published Version Download (148kB) | Preview |
|
|
Text (Bab 1)
BAB 1 (pendahuluan).pdf - Published Version Download (315kB) | Preview |
|
|
Text (Bab Akhir)
BAB akhir.pdf - Published Version Download (111kB) | Preview |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (297kB) | Preview |
|
Text (tesis lengkap)
tesis lengkap.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Karsinoma sel skuamosa (KSS) kepala dan leher merupakan keganasan terbanyak ke-tujuh di seluruh dunia dan merupakan tipe histologi yang paling sering ditemukan pada kanker kepala dan leher yaitu mencapai 90%. Kanker ini memiliki perilaku biologi yang agresif, heterogenitas yang tinggi, kecenderungan untuk metastasis ke kelenjar getah bening (KGB) regional dan rekurensi lokal meskipun setelah terapi yang adekuat. Protein 16 (p16) merupakan salah satu protein supresor tumor yang memiliki peran dalam patogenesis KSS kepala dan leher. Peran protein ini berbeda sesuai dengan faktor risiko paparan karsinogennya. Pada sebagian KSS kepala dan leher dapat kehilangan ekpresi protein 16 sementara sebagian yang lain terdapat peningkatan ekspresi p16. Hal ini diduga akan memiliki implikasi dalam aspek klinikopatologik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan protein 16 dengan derajat histopatologik dan invasi perineural (IPN) pada KSS kepala dan leher. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan sampel sebanyak 60 kasus KSS kepala dan leher yang telah didiagnosis di Laboratorium Patologi Anatomi RSUP Dr. M. Djamil Padang periode Januari 2016-Desember 2018. Sampel diperoleh secara simple random sampling dari blok parafin yang berasal dari jaringan tumor. Dilakukan penilaian ulang pada slaid histopatologik untuk menilai derajat histopatologik dan invasi perineural. Ekspresi p16 pada sel tumor dilihat dengan pemeriksaan imunohistokimia. Untuk mengetahui korelasi dilakukan analisis statistik bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Dari 60 kasus, didapatkan ekspresi p16 positif pada 24 kasus (40%) dengan kasus terbanyak pada KSS kepala dan leher derajat tinggi, sedangkan pada 36 kasus (60%) tidak terdapat ekspresi p16. Ekspresi p16 positif memiliki hubungan yang bermakna dengan derajat histopatologik (p = 0,002) namun tidak terdapat hubungan antara ekspresi p16 dengan IPN (p = 1,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekspresi p16 positif berhubungan dengan derajat histopatologik tumor yang lebih tinggi namun p16 tidak berhubungan dengan kejadian invasi perineural pada KSS kepala dan leher. Kata Kunci : ekspresi p16, KSS kepala dan leher, derajat histopatologik, invasi perineural
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Primary Supervisor: | Prof. dr. Salmiah Agus, Sp.PA (K) |
Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
Divisions: | Pascasarjana (Tesis) |
Depositing User: | s2 Program Pendidikan Dokter Spesialis |
Date Deposited: | 21 Jul 2020 07:15 |
Last Modified: | 21 Jul 2020 07:15 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/59336 |
Actions (login required)
View Item |