STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH KETEBALAN SEMEN GROUTING PADA DAERAH TARIK TERHADAP PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG

Muhammad, Guntur Drajat (2020) STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH KETEBALAN SEMEN GROUTING PADA DAERAH TARIK TERHADAP PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
BAB I (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 5)
BAB V (Kesimpulan).pdf - Published Version

Download (25kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (125kB) | Preview
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
Tugas Akhir Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Konstruksi beton bertulang merupakan salah satu konstruksi yang paling banyak digunakan didunia. Beberapa elemen struktur yang menggunakan beton bertulang seperti, pondasi, kolom, balok, dan plat lantai. Beban mati (dead load) dan beban hidup (beban hidup) ditransfer dari plat lantai ke balok (beam) dan gaya dari balok (beam) ditransfer ke kolom (colomn). Lalu beban dari kolom (colomn) akan ditransfer ke pondasi (foundation) dan disalurkan ke tanah. Setiap elemen struktur bekerja satu sama lain dalam menyalurkan beban. Balok merupakan salah satu konstruksi beton bertulang yang terdiri dari material beton dan tulangan baja. Beton memiliki kekuatan tekan yang besar tetapi lemah terhadap tarik sedangkan tulangan baja memiliki kekuatan tarik yang besar tetapi lemah terhadap tekan. Berdasarkan hal ini maka dibuat beton bertulang agar kelemahan tarik pada beton dapat didukung oleh tulangan baja yang kuat terhadap gaya tarik. Beton bertulang dapat mengalami kerusakan yang disebabkan oleh beban struktur yang melampaui, umur struktur tidak sesuai rencana, kesalahan pada desain, dan perawatan yang tidak tepat. Kerusakan yang sering timbul diantaranya terjadi retak-retak, terlepasnya bagian beton (spalling), pengelupasan (scalling), dan void (berlubang). Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dan perkuatan yang tepat untuk mengatasi berbagai masalah kerusakan-kerusakan yang dapat terjadi pada beton. Agar beton dapat diperbaiki dan diperkuat sehingga mengurangi kemungkinan kerusakan dan dapat menambah kekuatan terhadap beton itu sendiri. Perbaikan dan perkuatan balok diperlukan apabila terjadi kerusakan yang mengakibatkan tidak terpenuhinya kekakuan, kekuatan, ketahanan terhadap kondisi lingkungan dan kestabilan daktilitas. Sebelum dilakukan tindakan perbaikan perlu diketahui metode perbaikan dan perkuatan apa yang akan dilakukan. Pada penelitian ini perbaikan dan perkuatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan semen grouting. Material semen grouting biasanya digunakan untuk memperbaiki kerusakan dengan skala yang cukup besar seperti kerusakan void (berlubang). Material ini mengandung campuran dari semen, filler, dan aditif yang tercampur secara homogen. Pengisi yang digunakan pada semen ini adalah pasir silika. Pasir silika mempunyai sifat tidak dapat menyusut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Riza Aryanti, M.T.
Uncontrolled Keywords: beton, semen grouting, kapasitas lentur, kerusakan beton, perbaikan beton.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Sipil
Depositing User: s1 Teknik Sipil
Date Deposited: 27 Jul 2020 04:46
Last Modified: 27 Jul 2020 04:46
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/57904

Actions (login required)

View Item View Item