Karakteristik Pasien Abses Leher Dalam di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada Tahun 2016-2018

Aina, Almaaidah Morgan (2020) Karakteristik Pasien Abses Leher Dalam di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada Tahun 2016-2018. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
abstrak.pdf - Published Version

Download (249kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 Penutup.pdf - Published Version

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (341kB) | Preview
[img] Text (skripsi full text)
skripsi full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Abses leher dalam merupakan salah satu kegawatdaruratan di bidang Telinga, Hidung, dan Tenggorok (THT). Penyebab terbanyak abses leher dalam adalah odontogenik. Infeksi pada leher dalam disebabkan oleh bakteri aerob, anaerob, dan anaerob fakultatif. Abses leher dalam jika tidak ditangani akan menyebabkan komplikasi yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik pasien abses leher dalam berdasarkan usia, jenis kelamin, jenis abses, etiologi, keluhan utama, lama perawatan, jenis antibiotik, hasil kultur dan sensitivitas, penyakit penyerta, dan komplikasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Penelitian berlangsung dari Juli 2019 sampai Januari 2020 di Instalasi Rekam Medik RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jumlah sampel sebanyak 77 orang. Instrument penelitian yang digunakan adalah rekam medis. Abses leher dalam paling banyak terjadi pada kelompok usia pertengahan (45-64 tahun) (37,7%) dan pada laki-laki (68,8%). Jenis abses yang biasa ditemukan adalah abses peritonsil (28,6%) dengan penyebab utama infeksi gigi (53,2%). Keluhan utama terbanyak adalah bengkak di tempat infeksi (51,9%), lama perawatan 3 hari (18,2%) dan jenis antibiotik yang biasa digunakan adalah ceftriaxon dan metronidazol (62,3%). Hasil kultur terbanyak memperlihatkan adanya pertumbuhan kuman Klebsiella sp (13%), dengan penyakit penyerta diabetes mellitus (15,6%) dan komplikasi sepsis (10,4%).

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: dr. Ade Asyari, Sp.THT-KL(K), FICS
Uncontrolled Keywords: Abses leher dalam, usia, jenis kelamin, jenis abses, etiologi, keluhan utama, lama perawatan, jenis antibiotik, hasil kultur dan sensitivitas, penyakit penyerta, komplikasi.
Subjects: R Medicine > RF Otorhinolaryngology
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: S1 Pendidikan Kedokteran
Date Deposited: 19 Mar 2020 13:58
Last Modified: 19 Mar 2020 13:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/57750

Actions (login required)

View Item View Item