ANALISIS PENETAPAN KOMODITI BASIS PERTANIAN BUAH-BUAHAN DIMASING-MASING KECAMATAN DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA (PENDEKATAN LOCATION QUOTIENT DAN SHIFT SHARE ANALYSIS)

ANDRIANSYAH, ANDRIANSYAH (2013) ANALISIS PENETAPAN KOMODITI BASIS PERTANIAN BUAH-BUAHAN DIMASING-MASING KECAMATAN DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA (PENDEKATAN LOCATION QUOTIENT DAN SHIFT SHARE ANALYSIS). Diploma thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (SKRIPSI)
869.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (457kB)

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan pembangunan daerah sangat tergantung pada kemampuan daerah untuk mengembangkan segenap potensi yang ada di daerahnya. Pengoptimalan potensi pertanian buah-buahan dapat dilakukan dengan penentuan prioritas pengembangan komoditi buah-huahan yang menjadi basis di masing-masing kecamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui komoditi buah-buahan basis di masing-masing kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota, mengetahui komoditi buah-buahan basis yang mempunyai pertumbuhan cepat dan daya saing yang baik di masing-masing kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota dan mengetahui komoditi buah-buahan basis yang diprioritaskan untuk dikembangkakn di masing-masing kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi data jumlah produksi komoditi buah-buahan tiap kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2010-2011 dan data harga rata-rata komoditi buah-buahan di tingkat pasar di Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2010-2011. Metode analisis data yang digunakan yaitu LQ dan analisis shift share. Hasil Penelitian menunjukkan komoditi buah-buahan yang menjadi basis di sebagian besar kecamatan adalah komodit pisang, sawo, pepaya, duku, manggis, alpokat, durian dan rambutan. Komoditi buah-buahan yang perlu dipertimbangkan adalah: Komoditi durian di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Harau dan Guguak. Komoditi manggis di Kecamatan Pangkalan Koto Baru dan Bukik Barisan. Komodti jeruk di Kecamatan Gunung Omeh. Komoditi buah-buahan basis tidak dapat ditetapkan berdasarkan tinggi atau rendahnya nilai produksi di daerah tersebut. Hal lain yang juga harus diperhitungkan adalah tingkat pertumbuhan nilai produksi dari komoditi itu serta bagaimana kemampuan komoditi tersebut untuk bersaing dengan komoditi-komoditi lain. Penelitian ini menyarankan kepada pemerintah daerah agar komoditas pertanian basis prioritas pertama dapat ditingkatkan perkembangannya karena komoditas ini bernilai ekonomi tinggi. Selain itu juga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi pengembangan komoditi buah-buahan unggulan dan besarnya investasi yang dibutuhkan dalam pengembangan komoditi unggulan tersebut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: Yth Vebi Dwi Putra
Date Deposited: 29 Apr 2016 00:47
Last Modified: 29 Apr 2016 00:47
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/5774

Actions (login required)

View Item View Item