PENGATURAN BIOPROSPECTING TERKAIT SUMBER DAYA GENETIK DI LAUT INDONESIA MENURUT HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM NASIONAL

Azzhara, Amini Asral (2020) PENGATURAN BIOPROSPECTING TERKAIT SUMBER DAYA GENETIK DI LAUT INDONESIA MENURUT HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM NASIONAL. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (37kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I)
Bab I.pdf - Published Version

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (175kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Bioprospecting merupakan kegiatan penelitian Sumber Daya Genetik (SDG) laut yang terkonsentrasi untuk mendapat keuntungan komersial. Bioprospecting memicu berbagai masalah hukum terutama dalam hal pengaturan akses dan pembagian keuntungan dari pemanfaatan sumber daya genetik. Sumber Daya Genetik laut perlu mendapatkan perhatian khusus karena saat ini keberlanjutannya terancam oleh degradasi pada ekosistem laut. Metode penelitian penulisan ini menggunakan pendekatan hukum normatif dan bersifat deskriptif analistis yaitu berusaha menggambarkan pengaturan produk hukum nasional dan internasional dalam kapasitas menyeimbangi perkembangan zaman dan pelaksanaannya. Pada lingkup Internasional dibutuhkan suatu protokol tambahan di bawah United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982 karena UNCLOS 1982 tidak membahas bioprospecting atau penelitian ilmiah kelautan secara terperinci. CBD mengatur bioprospecting sebagai akses dan pembagian keuntungan. Indonesia sebagai Negara yang kaya akan keanekaragaman hayati dengan sebagian besar wilayah laut memiliki posisi penting terkait bioprospecting yang terjadi. Namun aturan hukum nasional saat ini masih tidak memadai untuk menyelesaikan masalah hukum terkait kegiatan bioprospecting laut. Dan lagi Indonesia sedang mengalami isu lingkungan terutama memburuknya keadaan terumbu karang di laut Indonesia. Oleh karena itu diperlukan aturan hukum khusus untuk bioprospecting laut yang tidak hanya mengatur akses dan pembagian keuntungan dari pemanfaatan sumber daya genetik, tetapi juga penting untuk aturan tersebut membahas pengembangan berkelanjutan seperti upaya perlindungan dan pelestarian sumber daya laut. Kata Kunci: Bioprospecting, Sumber Daya Genetik laut, UNCLOS 1982, CBD, Indonesia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Sukanda Husin, S.H., LL.M
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: S1 Ilmu Hukum
Date Deposited: 29 Jan 2020 15:07
Last Modified: 29 Jan 2020 15:07
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/56961

Actions (login required)

View Item View Item