Hubungan Polimorfisme Gen Interleukin-10, Eosinofil, Intensitas Infeksi, dan Kadar Interleukin-10 dengan Kadar Kolesterol dan Glukosa Darah pada Infeksi Geohelminth

Nurhayati, Nurhayati (2018) Hubungan Polimorfisme Gen Interleukin-10, Eosinofil, Intensitas Infeksi, dan Kadar Interleukin-10 dengan Kadar Kolesterol dan Glukosa Darah pada Infeksi Geohelminth. Doctoral thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan abstrak)
Cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 7 Penutup)
BAB VII Penutup.pdf - Published Version

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (173kB) | Preview
[img] Text (Disertasi Full text)
Disertasi Full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Geohelminth merupakan cacing penyebab tersering dari infeksi kronis pada usus manusia. Cacing ternyata memberikan efek protektif terhadap beberapa penyakit, termasuk sindroma metabolik. Hal tersebut berhubungan dengan kemampuan cacing memodulasi respon imun host melalui Th2. Interleukin 10 (IL-10) merupakan sitokin anti inflamasi diperkirakan berhubungan dengan penurunan kadar glukosa dan kadar kolesterol darah pada individu yang terinfeksi geohelminth. Kadar IL-10 dipengaruhi oleh gen penyandi yang terletak pada regio promotor. Dengan adanya polimorfisme gen IL-10 tentu akan berpengaruh pada kadar IL-10 yang juga berpengaruh terhadap kadar kolesterol dan glukosa darah pada infeksi geohelminth. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan kadar IL-10 sirkulasi dengan kadar kolesterol total dan glukosa darah pada individu yang terinfeksi geohelminth serta melihat pengaruh polimorfisme gen IL-10 dengan variabel tersebut. Pemeriksaan feses untuk deteksi geohelminth dikerjakan dengan metode langsung menggunakan iodine, dan untuk mengukur jumlah telur per gram tinja dilakukan dengan metode Kato Katz. Polimorfisme Gen IL-10 diperiksa dengan PCR dan sekuensing untuk mendeteksi SNP pada rs1800896, rs1800871 rs1800872, 3024496, 3024498. Kadar IL-10 diukur dengan metode indirect enzyme-linked immunosorbent assays (ELISA). Kadar kolesterol total plasma diperiksa dengan metode CHOD-PAP, dan kadar glukosa darah puasa diukur menggunakan metode hexokinase. Semua subjek penelitian yang terinfeksi geohelminth pada penelitian ini tergolong infeksi ringan. Tidak ada hubungan antara polimorfisme Gen IL-10 dengan kejadian infeksi geohelminth (p>0,05). Terdapat hubungan yang bermakna antara SNP -1082 G/A (rs1800896) dengan kadar IL-10 (p<0,05). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara SNP pada rs1800871, rs1800872, 3024496, 3024498 dengan kejadian infeksi gohelminth (masing-masing p>0,05) dan antara SNP pada empat marker tersebut dengan kadar IL-10 (p>0,05). Terdapat peningkatan bermakna kadar IL-10 pada individu yang terinfeksi geohelminth bila dibandingkan kontrol (p<0,05). Terdapat penurunan bermakna kadar kolesterol total dan kadar glukosa darah puasa pada individu yang terinfeksi geohelminth dibandingkan kontrol (masing-masing p<0,05). Tidak terdapat korelasi antara jumlah telur/gram tinja dengan kadar IL-10 (p>0,05), namun terdapat korelasi negatif antara jumlah telur dengan kadar kolesterol total. Terdapat korelasi negatif antara kadar IL-10 dengan kadar kolesterol total (p<0,05) dan antara kadar IL-10 dengan kadar glukosa darah puasa(p<0,05). Terdapat korelasi negatif antara IL-10, TC, dan FBG memperkuat dukungan terhadap peran Th2, khususnya IL-10 terhadap rendahnya kadar kolesterol dan glukosa darah pada infeksi geohelminth. Meskipun SNP -1082 G/A berpengaruh terhadap kadar IL-10, namun tidak berhubungan dengan kadar kolesterol dan glukosa darah. Kata Kunci: Geohelminth, Polimorfisme Gen IL-10, Eosinofil, IL-10, Kolesterol, Glukosa

Item Type: Thesis (Doctoral)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Nuzulia Irawati, MS
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Pascasarjana (Disertasi)
Depositing User: s3 Biomedik kedokteran
Date Deposited: 29 Jan 2020 14:59
Last Modified: 29 Jan 2020 14:59
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/56502

Actions (login required)

View Item View Item