ANALISIS TATANIAGA SAYURAN ORGANIK MELALUIbGABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) BANUA ORGANIK DI KECAMATAN BANUHAMPU KABUPATEN AGAM

RIFZONI, ANGGRA DINATA (2015) ANALISIS TATANIAGA SAYURAN ORGANIK MELALUIbGABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) BANUA ORGANIK DI KECAMATAN BANUHAMPU KABUPATEN AGAM. Diploma thesis, UPT. Perpustakaan Unand.

[img] Text
201508120919th_rifzoni anggra dinata.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur pasar, perilaku pasar dan kinerja pasar pada tataniaga sayuran organik melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Banua Organik Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualiatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa struktur pasar yang terjadi cenderung kepada pasar persaingan tidak sempurna. Struktur pasar dari petani ke Gapoktan Banua Organik yaitu monopsoni, struktur pasar dari Gapoktan Banua Organik ke pedagang pengecer dan konsumen akhir yaitu monopolistik dan struktur pasar dari pedagang pengecer ke konsumen akhir yaitu monopolistik. Perilaku pasar yang terjadi dalam penentuan harga menunjukkan bahwa Gapoktan menetapkan standard kualitas dan harga produk sayuran organik berdasarkan kesepakatan antara Gapoktan dengan kelompok-kelompok tani. Praktek jual beli menggunakan sistem pembayaran tunai, bayar kemudian dan bayar dimuka dan menentukan harga sayur berdasarkan kesepakatan bersama antar lembaga tataniaga yang terlibat. Kinerja pasar ditunjukkan dari hasil analisis marjin tataniaga dan bagian yang diterima petani dimana saluran II merupakan saluran tataniaga yang memberikan keuntungan paling besar yaitu dengan rata-rata margin tataniaga di tiga komoditi adalah sebesar Rp 6.333,-, dan presentase tertinggi bagian yang diterima petani juga berada pada saluran II dengan rata-rata persentase di tiga komoditi adalah sebesar 36 %. Disarankan kepada Gapoktan agar mengatur kembali jadwal produksi dan pasar akan dituju dalam memasarkan sayuran organik, sehingga dapat memperluas pasar yang telah ada sebelumnya. Selain itu, dapat juga mengantisipasi kelangkaan atau melimpahnya produk di pasar dan mengatasi fluktuasi harga sayuran organik. Kata kunci: Sayuran organik, pasar persaingan tidak sempurna, margin tataniaga

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Ms Ikmal Fitriyani Alfiah
Date Deposited: 05 Feb 2016 04:08
Last Modified: 05 Feb 2016 04:08
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/561

Actions (login required)

View Item View Item