PENGARUH POLA TANAM DAN WAKTU TANAM KACANG TANAH (Arachis hypogeae L.) PADA SISTEM TUMPANGSARI DENGAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN

RAHMA, AIDILLA (2016) PENGARUH POLA TANAM DAN WAKTU TANAM KACANG TANAH (Arachis hypogeae L.) PADA SISTEM TUMPANGSARI DENGAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Skripsi Fulltext)
2059.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (364kB)

Abstract

Jagung merupakan tanaman yang mengandung karbohidrat terbesar kedua setelah beras dan sudah memasyarakat di Indonesia, bahkan di beberapa daerah dijadi kan sebagai bahan pangan utama setara dengan beras. Meskipun setelah swasem bada beras merata, namun permintaan terhadap jagung terus mengalami peningkatan karena selain digunakan sebagai bahan pangan juga digunakan sebagai pakan ternak dan bahan baku industri (Purnomo dan Rudi, 2005). Pertanaman jagung manis di Indonesia pengembangannya masih terbatas pada petani-petani bermodal kuat yang mampu menerapkan teknik budidaya secara intensif. Keterbatasan ini disebabkan oleh harga benih yang relatif mahal, kebutuhan pengairan dan pemeliharaan yang intensif, ketahanan terhadap hama dan penyakit yang masih rendah dan kebutuhan pupuk yang cukup tinggi. Disamping itu juga karena kurangnya informasi dan pengetahuan petani mengenai budidaya jagung manis serta masih sulitnya pemasaran. Hasil jagung manis di Indonesia per hektarnya ma sih belum mencukupi, rata-rata 8,31 ton/ha (Palungkun dan Asiani, 2004). Dengan masih belum mencukupi hasil jagung manis maka perlu adanya usaha untuk mening katkan produksi jagung manis yang berkualitas baik. Upaya meningkatkan produktifitas pangan dapat dicapai melalui ekstensifikasi dan intensifikasi. Pada daerah-daerah yang tidak mungkin dilakukan esktensifikasi (perluasan lahan) maka intensifikasi merupakan salah satu caranya. Salah satu usaha intensifikasi yang telah banyak dilakukan di Indonesia adalah pertanaman berganda/tumpangsari (multiple cropping). Pertanaman tumpangsari merupakan suatu sistem pertanaman dengan cara menanam dua atau lebih jenis tanaman pada sebidang tanah, tumbuh bersama dengan jarak tanam dan barisan yang teratur (Gomez dan Gomez, 1983). Keuntungan yang diperoleh dari pertanaman tumpangsari sama umur (intercropping) antara lain 1) efisiensi tenaga kerja, 2) banyaknya tanaman per Ha mudah diawasi dengan mengatur jarak tanam, 3) produksi lebih banyak dibandingkan mo nokultur, 4) resiko kegagalan lebih kecil, 5) efisiensi penggunaan tanah dan sinar matahari dan 6) banyak kombinasi jenis-jenis tanaman dapat menciptakan stabilitas biologis terhadap serangan hama dan penyakit, misalnya jagung dan kacang tanah untuk penggerek batang (Ostrinia furnacalis). Sebaliknya terdapat kelemahan bebe rapa sistem ini, diantaranya 1) memerlukan perhatian yang besar, 2) hasil tanaman pokok dapat menurun apabila teknik budidayanya tidak tepat dan 3) tanaman yang satu dapat menjadi inang hama atau penyakit tanaman lainnya yang ditumpangsari kan (Thahir dan Hadmadi, 1984). Menurut Nuryadi tahun 1976 cit Syarif (2004) mengatakan tumpangsari adalah usaha menanami sebidang lahan dengan lebih dari satu tanaman yang tumbuh bersama dengan jarak antar tanaman dan pada barisan tanaman teratur. Waktu tanam dapat bersamaan atau berbeda namun tidak melewati masa berbunga. Pengatu ran waktu tanam dan populasi pada sistem tumpangsari terutama untuk tanaman yang berbeda umur merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal. Pengaturan populasi dapat dilaku kan dengan mengatur pola tanam agar seimbang antara masing-masing tanaman. Jika hal terse but tidak diatur dengan baik, maka hasil tanaman akan ikut terpenga ruh. Penanaman jagung dengan kacang tanah dalam sistem tumpangsari dapat memberikan keuntungan bagi petani. Kombinasi tanaman ini memiliki per bedaan tajuk sehingga tercipta perbedaan kerapatan daun yang menyebabkan sinar matahari dapat dimanfaatkan lebih efisien, selain tanaman kacang-kacangan juga sebagai sumber unsur nitrogen bagi tanaman lainnya sehingga akan lebih menguntung kan (Wahid, Pandang dan Bahar, 1988). Kacang tanah termasuk ke dalam kelas dikotil, akarnya tunggang. Akar tunggang biasanya masuk ke dalam tanah hingga kedalaman 90 cm. Merupakan tanaman semusim dan berumur genjah, yaitu antara 100 - 120 hari dan mudah dipungut hasilnya. Kacang tanah memerlukan iklim yang lebih panas dibandingkan dengan tanaman kedelai atau jagung. Suhu harian 25 - 35oC sangat baik untuk pertumbuhan ta naman kacang tanah (Sumarno, 1986). Keberhasilan sistem tumpangsari sangat ditentukan oleh usaha pemilihan komponen tanaman yang akan dikombinasikan. Masalah utama yang perlu dipertimbang kan adalah kemungkinan terjadinya kompetisi diantara tanaman yang di tumpangsarikan terhadap air, cahaya, dan udara. Kompetisi merupakan proses persaingan yang terjadi antara individu yang mengandalkan sumber daya yang sama, namun terbatas jumlahnya. Hal ini dapat terjadi secara interspesifik (antara dua spesies yang berbeda) atau intraspesifik (dalam spesies yang sama), sehingga pengatu ran sistem tanam dan waktu tanam sangat penting untuk mengurangi terjadi kompe tisi tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis telah melakukan percobaan yang berjudul "PENGARUH POLA TANAM DAN WAKTU TANAM KACANG TANAH (Arachis hypogeae L.) PADA SISTEM TUMPANGSARI DENGAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN " Percobaan ini bertujuan untuk 1) mendapatkan interaksi antara pola tanam dengan waktu tanam kacang tanah yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dengan kacang tanah, 2) mendapatkan pola tanam yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dengan kacang tanah, dan 3) mendapatkan waktu tanam yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dengan kacang tanah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: mrs Rahmadeli rahmadeli
Date Deposited: 29 Apr 2016 02:19
Last Modified: 29 Apr 2016 02:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/5469

Actions (login required)

View Item View Item