NILAI DIAGNOSTIK PARAMETER GELOMBANG P ELEKTROKARDIOGRAM UNTUK DETEKSI DINI LEFT VENTRICULAR DIASTOLIC DYSFUNCTION PADA PASIEN HEART FAILURE STAGE B

Latif, Hafizah (2026) NILAI DIAGNOSTIK PARAMETER GELOMBANG P ELEKTROKARDIOGRAM UNTUK DETEKSI DINI LEFT VENTRICULAR DIASTOLIC DYSFUNCTION PADA PASIEN HEART FAILURE STAGE B. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Tesis Ful Teks)
15. 2150302221_Hafizah Latif_PPDS_FK UNAND_Ilmu Penyakit Dalam.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Berikut versi abstrak yang sudah dirapikan dengan susunan kalimat yang mengalir, bahasa baku yang konsisten, dan format sesuai standar penulisan karya ilmiah: Pendahuluan: Left Ventricular Diastolic Dysfunction (LVDD) merupakan komponen penting dalam patofisiologi heart failure (HF) stage B dengan prevalensi mencapai 65–75% pada populasi berisiko. Meskipun ekokardiografi menjadi baku emas dalam diagnosis LVDD, penggunaannya memiliki keterbatasan terkait ketersediaan alat dan ketergantungan pada operator. Parameter gelombang P elektrokardiogram (EKG) berpotensi menjadi sarana deteksi dini LVDD yang terjangkau, mudah diakses, dan dapat diterapkan di berbagai tingkat fasilitas kesehatan. Metode: Penelitian uji diagnostik dengan desain cross-sectional ini melibatkan 123 subjek pasien HF stage B di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Parameter gelombang P (durasi V1 dan II, amplitudo V1 dan II, serta dispersi) diukur secara manual dari EKG 12 sadapan standar. Diagnosis LVDD ditegakkan berdasarkan pemeriksaan ekokardiografi mengacu pada kriteria ASE/EACVI 2016. Analisis kurva Receiver Operating Characteristic (ROC) dilakukan untuk menentukan nilai AUC, cut-off optimal, sensitivitas, spesifisitas, nilai duga positif (NDP), nilai duga negatif (NDN), dan akurasi. Hasil: Dispersi gelombang P menunjukkan performa diagnostik terbaik di antara parameter tunggal dengan AUC 0,796 (titik cut-off 50 ms, sensitivitas 51,7%, spesifisitas 89,2%, akurasi 71,5%, NDP 81,1%, dan NDN 67,4%). Durasi gelombang P sadapan II memiliki sensitivitas tertinggi (74,1%) dengan spesifisitas 47,7% pada titik cut-off 70 ms (AUC 0,644). Amplitudo gelombang P sadapan V1 dan II masing-masing menghasilkan AUC sebesar 0,575 dan 0,633. Kombinasi seluruh parameter menghasilkan AUC tertinggi (0,841) pada titik cut-off skor 0,555, dengan sensitivitas 62,1%, spesifisitas 89,2%, akurasi 76,4%, NDP 83,7%, dan NDN 72,5%.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: dr. Taufik Rizkian Asir, Sp.PD-KKV, FINASIM, dr. Wahyudi, Sp.PD-KKV
Uncontrolled Keywords: left ventricular diastolic dysfunction, gelombang P, dispersi gelombang P, heart failure stage B, elektrokardiogram, nilai diagnostik
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > Sp-1 Penyakit Dalam
Depositing User: Mrs Vivi Irawati
Date Deposited: 10 Sep 2026 07:04
Last Modified: 10 Sep 2026 07:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/536003

Actions (login required)

View Item View Item