Penilaian Risiko Ekologi dan Identifikasi Sumber Logam Berat Timbal (Pb) di Sedimen Sungai Batang Ombilin, Sawahlunto

Sikumbang, Zahra Nabila Lestari (2026) Penilaian Risiko Ekologi dan Identifikasi Sumber Logam Berat Timbal (Pb) di Sedimen Sungai Batang Ombilin, Sawahlunto. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01 COVER & ABSTRAK)
01 COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (276kB)
[img] Text (02 BAB I)
02 BAB I.pdf - Published Version

Download (310kB)
[img] Text (03 BAB V)
03 BAB V.pdf - Published Version

Download (278kB)
[img] Text (04 DAFTAR PUSTAKA)
04 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (216kB)
[img] Text (05 SKRIPSI FULLTEXT)
05 SKRIPSI FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Aktivitas antropogenik di sepanjang Sungai Batang Ombilin, Kota Sawahlunto, berpotensi memengaruhi kualitas sedimen melalui akumulasi logam berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi dan sebaran timbal (Pb), mengevaluasi tingkat kontaminasi, risiko ekologis, dan potensi efek biologis, serta mengkaji faktor sumber pencemar pada sedimen Sungai Batang Ombilin. Sampel sedimen permukaan diambil pada sepuluh titik sampling dan konsentrasi logam dianalisis menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Tingkat kontaminasi Pb dievaluasi menggunakan Geo-accumulation Index (Igeo) dan Contamination Factor (CF), risiko ekologis menggunakan indeks risiko ekologis, sedangkan potensi efek biologis dievaluasi menggunakan Sediment Quality Guidelines (SQG). PCA, HCA, dan APCS–MLR digunakan untuk mengkaji faktor sumber pencemar berdasarkan Pb, As, Cr, Cu, dan Cd. Konsentrasi Pb berkisar 0,90–7,20 mg/kg dengan rata-rata 3,96 mg/kg dan seluruh titik tergolong tidak tercemar berdasarkan Igeo. Risiko ekologis individual Pb berada pada kategori rendah dengan nilai 0,43–3,47. Konsentrasi Pb berada di bawah ISQG-Low ANZECC, TEC, dan PEC, dengan PEC-Q sebesar 0,007–0,056. Nilai mPEC-Q sebesar 0,235–0,397 menunjukkan potensi efek biologis gabungan kategori sedang yang terutama dipengaruhi As. Nilai RI berkisar 287,31–490,78 dan NIRI 186,83 322,87. PCA mempertahankan PC1 dengan eigenvalue 3,375 yang menjelaskan 67,49% varians total. Pada analisis APCS–MLR, model Pb memiliki R² 0,603, sedangkan nilai 56,20% menunjukkan proporsi varians yang dijelaskan oleh PC1, bukan persentase kontribusi suatu sumber pencemar. Karena hanya satu komponen dipertahankan dan jumlah sampel terbatas, sumber pencemar belum dapat dipisahkan secara spesifik.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Eng. Zulkarnaini, S.Si., M.T. ; Dr. Tivany Edwin, S.T., M.Eng.
Uncontrolled Keywords: APCS–MLR; logam berat; risiko ekologis; sedimen; timbal
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: S1 Teknik Lingkungan
Date Deposited: 29 Aug 2026 08:21
Last Modified: 29 Aug 2026 08:21
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535469

Actions (login required)

View Item View Item