ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI NAGARI KOTO TANGAH BATU AMPA KECAMATAN AKABILURU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

Anjani, Afifah Naia (2026) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI NAGARI KOTO TANGAH BATU AMPA KECAMATAN AKABILURU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (243kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (254kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (220kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (195kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Pendapatan usahatani padi sawah antarpetani di Nagari Koto Tangah Batu Ampa tidak seragam meskipun berada dalam wilayah yang sama, salah satunya dipengaruhi oleh perbedaan sistem penguasaan lahan, termasuk sistem bagi hasil bapaduo yang menempatkan penggarap pada struktur beban biaya yang berbeda dari petani pemilik lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis besaran pendapatan usahatani padi sawah serta faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan tersebut, baik pada seluruh kelompok petani maupun pada kelompok petani penggarap sistem bapaduo. Penelitian dilaksanakan di Nagari Koto Tangah Batu Ampa, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota pada 1–17 Juli 2026, menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap 53 responden yang dipilih secara simple random sampling, 34 di antaranya petani penggarap sistem bapaduo. Analisis data dilakukan menggunakan analisis pendapatan usahatani dan regresi linier berganda metode Stepwise. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan bersih usahatani sebesar Rp13.537.865 per musim tanam, atau setara Rp18.840.826 per hektare, diperoleh dari rata-rata penerimaan Rp33.493.913/ha dikurangi rata-rata total biaya Rp14.653.087/ha. Pada seluruh kelompok petani, upah panen, biaya benih, dan biaya pestisida berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan (Adjusted R Square 0,394), biaya pupuk, traktor, tenaga kerja luar keluarga, dan tenaga kerja dalam keluarga tidak signifikan. Pada kelompok bapaduo, biaya pestisida dan upah panen berpengaruh positif dan signifikan (Adjusted R Square 0,441), dengan sensitivitas biaya pestisida jauh lebih tinggi dibanding kelompok umum, sejalan dengan struktur pembebanan biaya bapaduo yang menempatkan penggarap pada risiko finansial lebih besar. Petani disarankan mengevaluasi dosis pemupukan sesuai anjuran dan mencatat biaya usahatani secara rutin, sementara penggarap bapaduo disarankan mengalokasikan pengendalian hama secara tepat waktu dan sasaran.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Ir. Yonariza, M.Sc., Ph.D ; Rina Sari S.P., M.Si
Uncontrolled Keywords: Pendapatan Usahatani; Padi Sawah; Regresi Linier Berganda; Bagi Hasil; Bapaduo.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: S1 Agribisnis Agribisnis
Date Deposited: 29 Aug 2026 09:40
Last Modified: 29 Aug 2026 09:40
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535319

Actions (login required)

View Item View Item