RESPONS MORFOFISIOLOGIS DAN FITOKIMIA TUNAS Stevia rebaudiana Bertoni. TERHADAP PENGURANGAN PROPORSI CAHAYA HIJAU PADA KOMBINASI SPEKTRUM MERAH-HIJAU-BIRU SECARA IN VITRO

Ramadhani, Melati (2026) RESPONS MORFOFISIOLOGIS DAN FITOKIMIA TUNAS Stevia rebaudiana Bertoni. TERHADAP PENGURANGAN PROPORSI CAHAYA HIJAU PADA KOMBINASI SPEKTRUM MERAH-HIJAU-BIRU SECARA IN VITRO. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (801kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (308kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (281kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Stevia rebaudiana Bertoni merupakan tanaman penghasil steviol glikosida sebagai pemanis alami rendah kalori. Kualitas cahaya, khususnya kombinasi spektrum merah-hijau-biru (RGB), berperan penting dalam mengatur pertumbuhan dan metabolisme sekunder tanaman secara in vitro, namun peran spesifik proporsi cahaya hijau terhadap respons morfofisiologis dan fitokimia stevia belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengurangan proporsi cahaya hijau pada kombinasi RGB terhadap pertumbuhan dan fitokimia tunas stevia secara in vitro, serta menentukan proporsi yang memberikan respons paling optimal. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan enam perlakuan kualitas cahaya, yaitu cahaya putih sebagai kontrol (RGB-0) dan lima kombinasi RGB dengan proporsi hijau yang menurun (RGB-1 hingga RGB-5), masing-masing dengan 12 ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Duncan's Multiple Range Test pada taraf nyata p ≤ 0,05. Hasil menunjukkan bahwa pengurangan proporsi cahaya hijau berpengaruh nyata terhadap tinggi tunas, jumlah cabang, jumlah nodus, jumlah daun, luas daun, dan kandungan karotenoid. Analisis HPLC menunjukkan dari tiga senyawa target yang dianalisis, hanya steviosida yang terdeteksi, dengan kadar tertinggi pada RGB-2 dan RGB-5, sedangkan rebaudiosida A dan C tidak terdeteksi pada seluruh perlakuan. Kombinasi spektrum RGB-5 yaitu 70% merah : 10% hijau : 20% biru) terbukti paling optimal dalam meningkatkan pertumbuhan dan fitokimia tunas stevia secara in vitro.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. M. Idris; Prof. Dr. Sreeramanan Subramaniam
Uncontrolled Keywords: Stevia rebaudiana; spektrum RGB; cahaya hijau; in vitro; steviol glikosida.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QK Botany
Q Science > QP Physiology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Biologi
Depositing User: S1 Biologi Biologi
Date Deposited: 28 Aug 2026 09:06
Last Modified: 28 Aug 2026 09:06
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535273

Actions (login required)

View Item View Item