Eny, Yantri (2026) Analisis Perbedaan Mikrobiota Saluran Cerna Berbasis Metagenomik Dan Hubungannya Dengan Stres Oksidatif Pada Neonatus Prematur Dan Cukup Bulan. S3 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover and Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (400kB) |
|
|
Text (Bab 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (290kB) |
|
|
Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version Download (261kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (370kB) |
|
|
Text (Disertasi Full Text)
05, Disertasi FullText.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Prematuritas meningkatkan risiko stres oksidatif dan mengganggu kolonisasi awal mikrobiota saluran cerna akibat ketidakmatangan berbagai sistem organ. Hubungan antara profil mikrobiota saluran cerna dan stres oksidatif pada neonatus masih belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan membandingkan profil mikrobiota saluran cerna berbasis metagenomik dan biomarker stres oksidatif antara neonatus prematur dan cukup bulan serta menganalisis hubungan keduanya. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional komparatif dilakukan pada 25 neonatus yang terdiri atas 14 neonatus prematur dan 11 neonatus cukup bulan. Sampel mekonium digunakan untuk pemeriksaan kadar AOPP dan MDA menggunakan metode ELISA serta analisis metagenomik gen 16S rRNA regio V3-V4 menggunakan platform Illumina MiSeq. Analisis bioinformatika dilakukan menggunakan Cutadapt, DADA2, phyloseq, dan basis data SILVA 138.2. Analisis meliputi kelimpahan relatif, alpha diversity, beta diversity dan hubungan antara mikrobiota saluran cerna dengan biomarker stres oksidatif. Hasil: Kelompok neonatus cukup bulan didominasi oleh genus Escherichia-Shigella, sedangkan neonatus prematur memiliki kelimpahan relatif Klebsiella dan Staphylococcus yang lebih tinggi. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada alpha diversity. Analisis beta diversity menunjukkan perbedaan komposisi mikrobiota yang signifikan berdasarkan Bray-Curtis (R² = 0,146; p = 0,002) dan Jaccard (R² = 0,117; p = 0,004). Kadar AOPP dan MDA lebih tinggi pada neonatus prematur dibandingkan neonatus cukup bulan. Genus Orrella merupakan satu-satunya takson yang berhubungan signifikan dengan biomarker stres oksidatif. Kesimpulan: Prematuritas berhubungan dengan mikrobiota saluran cerna dan peningkatan stres oksidatif sejak awal kehidupan. Genus Orrella merupakan taksa yang berhubungan dengan kadar AOPP. Mekonium berpotensi menjadi spesimen noninvasif untuk analisis metagenomik dan biomarker stres oksidatif pada neonatus.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. dr. Afriwardi, SH, MA, Sp. KO., Subsp. APK(K), Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc., Prof. dr. Nur Indrawaty Lipoeto, M.Sc., PhD., Sp.GK. (K) |
| Uncontrolled Keywords: | AOPP, MDA, mekonium, metagenomik, mikrobiota saluran cerna, prematuritas, stres oksidatif |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S3 Ilmu Biomedis |
| Depositing User: | S3 Ilmu Biomedis |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 05:11 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 05:11 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535067 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric