Fitryani, Cindy (2026) Komunikasi Terapeutik Tenaga Kesehatan Dalam Proses Pemulihan ODGJ Pascapasung Di Yayasan Pelita Jiwa Insani Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (329kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version Download (271kB) |
|
|
Text (Bab 5 Penutup)
Penutup.pdf - Published Version Download (199kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (229kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Yayasan Pelita Jiwa Insani berperan dalam mendampingi klien ODGJ pascapasung untuk memulihkan kondisi fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan hubungan interpersonal antara tenaga kesehatan dengan klien dan peran komunikasi terapeutik yang digunakan selama proses pemulihan berlangsung. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstrukivisme, serta dibantu dengan Social Penetration Theory (SPT). Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, perkembangan hubungan tenaga kesehatan dalam membangun hubungan interpersonal dengan klien ODGJ pascapasung untuk menciptakan kepercayaan, rasa aman, dan kedekatan. Perkembangan hubungan berlangsung seiring dengan komunikasi terapeutik yang dipadukan dengan bahasa nonformal dan melalui beberapa tahapan proses komunikasi, proses tersebut meliputi tahap pra-interaksi untuk mengumpulkan data awal klien, orientasi tahap perkenalan awal dengan klien dilanjutkan dengan mendekati klien melalui konseling rutin dan kegiatan produktif harian yang menyenangkan bagi klien hingga merasa aman dan percaya untuk terbuka tentang dirinya, kemudian pada pertukaran afektif eksploratif masalah-masalah klien diidentifikasi dan didampingi dalam keseharian. pertukaran afektif, hingga pertukaran stabil. Berawal dari komunikasi klien ODGJ yang tidak beraturan hingga menduduki kondisi stabil dalam segi komunikasi. Kedua, komunikasi terapeutik berperan sebagai bentuk dukungan emosional yang membuat klien merasa diterima, dihargai, dan tidak dihakimi selama proses pemulihan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui konseling individu maupun kelompok, kegiatan sosial, pembinaan spiritual, dan terapi obat. Komunikasi terapeutik yang digunakan tenaga kesehatan terhadap klien tegas, tetapi tetap lunak.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Yayuk Lestari, M.A; Rinaldi, M.I.Kom |
| Uncontrolled Keywords: | ODGJ Pascapasung; Komunikasi Terapeutik; Yayasan Pelita Jiwa Insani; Tenaga Kesehatan; Penetrasi Sosial |
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | S1 Ilmu Komunikasi |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:14 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:14 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534926 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]