Inventarisasi Serangga Tanah Pada Beberapa Tingkat Umur Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit di PT. Selago Makmur Plantation

Jundullah, Muhammad Ahsan (2026) Inventarisasi Serangga Tanah Pada Beberapa Tingkat Umur Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit di PT. Selago Makmur Plantation. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (144kB)
[img] Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (162kB)
[img] Text (03. Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (148kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (197kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Serangga tanah berperan penting dalam ekosistem perkebunan kelapa sawit, baik sebagai dekomposer, bioindikator kesuburan tanah, maupun komponen rantai makanan. Keberadaan serangga tanah dipengaruhi oleh umur tanaman kelapa sawit, karena setiap fase pertumbuhan memiliki kondisi tutupan kanopi, ketebalan serasah, suhu, dan kelembapan yang berbeda. Informasi mengenai perbedaan komunitas serangga tanah pada berbagai tingkat umur tanaman kelapa sawit di PT. Selago Makmur Plantation masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis serangga tanah serta nilai indeks keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan jenisnya pada beberapa tingkat umur tanaman kelapa sawit di lokasi tersebut. Penelitian dilaksanakan di PT. Selago Makmur Plantation, Kabupaten Dharmasraya, pada Juni sampai Agustus 2026, menggunakan metode survei eksploratif dengan teknik purposive sampling pada tiga kelompok umur tanaman, yaitu tanaman belum menghasilkan (TBM) 1 tahun, tanaman menghasilkan (TM) muda 5 tahun, dan TM tua 28 tahun. Sampel serangga dikumpulkan melalui pitfall trap dan hand picking, kemudian diidentifikasi berdasarkan ciri morfologi dan dianalisis menggunakan perangkat lunak PAST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah serangga tanah yang ditemukan mencapai 3.171 individu, yang terdiri atas 5 ordo, 7 famili, dan 11 genus. Genus Anoplolepis memiliki jumlah individu tertinggi, sedangkan genus Gryllotalpa memiliki jumlah individu terendah. Nilai indeks keanekaragaman serangga tanah tergolong sedang pada sebagian besar Blok, nilai indeks kemerataan tergolong sedang pada sebagian besar Blok, sedangkan nilai indeks kekayaan jenis tergolong rendah di seluruh lokasi penelitian.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Sri Heriza, S.P., M.Sc. ; Halimatus Syahdia Hasibuan, S.P., M.Si.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroekoteknologi
Depositing User: S1 Agroekoteknologi Agroekoteknologi
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:10
Last Modified: 28 Aug 2026 02:10
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534884

Actions (login required)

View Item View Item