Handayani, Annisya (2026) Uji Toleransi Beberapa Varietas Padi terhadap Cekaman Garam (NaCl) pada Fase Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Abstrak.pdf - Published Version Download (116kB) |
|
|
Text (BAB I. Pendahuluan)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (100kB) |
|
|
Text (BAB V. Kesimpulan)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (78kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (115kB) |
|
|
Text
05. Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Salinitas merupakan cekaman abiotik yang membatasi produktivitas tanaman padi (Oryza sativa L.) karena dapat menurunkan viabilitas benih dan menghambat pertumbuhan bibit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara varietas padi dan konsentrasi NaCl pada fase perkecambahan dan pertumbuhan bibit, menentukan tingkat toleransi varietas, serta memperoleh varietas padi yang toleran terhadap cekaman salinitas. Percobaan ini telah dilakukan di Laboratorium Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas, dan di Jorong Kampeh, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada bulan Juli hingga Oktober 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri atas dua faktor, dengan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama adalah varietas padi yang terdiri atas enam taraf, yaitu IR42, Mundam, Cisokan, Bujang Marantau, Banang Pulau, dan Sarai Sarumpun. Faktor kedua adalah konsentrasi NaCl yang terdiri atas empat taraf, yaitu 0, 1.500, 3.000, dan 4.500 ppm. Empat varietas dengan respons perkecambahan terbaik dilanjutkan ke fase pertumbuhan bibit. Data dianalisis menggunakan analisis ragam, uji BNJ taraf nyata 5%, dan Stress Tolerance Index (STI). Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara varietas padi dan konsentrasi NaCl terhadap daya berkecambah normal, benih mati, PTM, IVT, panjang akar, bobot kering akar, dan rasio tajuk-akar. Konsentrasi NaCl 1.500–3.000 ppm masih dapat ditoleransi oleh sebagian besar varietas, sedangkan konsentrasi 4.500 ppm menyebabkan penurunan pertumbuhan yang nyata. Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis STI, varietas IR42, Mundam, dan Cisokan tergolong toleran, Bujang Marantau tergolong moderat toleran, sedangkan Banang Pulau dan Sarai Sarumpun tergolong peka terhadap cekaman salinitas.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ir. Nalwida Rozen, M.P.;Prof. Dr. Ir. Auzar Syarif, M.S. |
| Uncontrolled Keywords: | Natrium Klorida (NaCl); Padi; Salinitas; Toleransi; Varietas |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 03:56 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 03:56 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534841 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric