Analisis Kekerabatan Genetik Aren Berdasarkan Posisi Operkulum dan Karakter Anatomi Daun dengan Menggunakan Penanda Simple Sequence Repeat (SSR)

Rahman, Muhammad Aulia (2026) Analisis Kekerabatan Genetik Aren Berdasarkan Posisi Operkulum dan Karakter Anatomi Daun dengan Menggunakan Penanda Simple Sequence Repeat (SSR). S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (128kB)
[img] Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (106kB)
[img] Text (03.Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (34kB)
[img] Text (04.Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (112kB)
[img] Text (05. Tesis Fulltext)
05. Tesis Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Tanaman aren (Arenga pinnata) merupakan komoditas perkebunan strategis yang hampir seluruh bagian pohonnya dapat dimanfaatkan, mulai dari nira sebagai bahan baku gula aren dan bioetanol, buah muda (kolang-kaling), ijuk, hingga pati dari empulur batangnya. Pengembangan potensi aren secara optimal memerlukan pemahaman mendalam tentang keragaman dan kekerabatan genetiknya, mengingat tingginya variasi genetik dalam populasi aren yang bersistem penyerbukan terbuka (open pollinated). Salah satu pendekatan deteksi dini yang dapat digunakan untuk mengelompokkan varietas aren adalah berdasarkan posisi operkulum, yaitu struktur khusus pada benih aren yang berfungsi melindungi embrio dan berperan penting dalam proses perkecambahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekerabatan genetik aren berdasarkan posisi operkulum menggunakan marka Simple Sequence Repeat (SSR), serta mempelajari hubungannya dengan karakter anatomi daun. Penelitian dilaksanakan pada November 2025–Januari 2026, dengan sampel daun aren dari empat kelompok posisi operkulum (K1, K2, K3, dan K4) yang dianalisis secara molekuler menggunakan sepuluh primer SSR dan dikonfirmasi melalui pengamatan anatomi daun pada parameter ketebalan epidermis, kutikula, dan mesofil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sepuluh primer SSR yang digunakan, dua di antaranya sangat informatif dengan nilai Polymorphic Information Content (PIC) di atas 0,5, sementara primer lainnya berkeinformatifan sedang hingga rendah. Analisis dendrogram UPGMA dan Principal Coordinate Analysis (PCoA) mengelompokkan 24 sampel daun aren ke dalam dua klaster utama: Klaster I mencakup aksesi K1 (kuadran kanan atas) dan K2 (kuadran kiri atas) yang berkerabat dekat dengan varietas Parasi dan Smulen (tipe sedang/antara), sedangkan Klaster II mencakup aksesi K4 (kuadran kanan bawah) dan sebagian K3 yang berkerabat dekat dengan varietas Dalam Tomohon (tipe dalam).Pengamatan anatomi daun menunjukkan pola yang konsisten dengan pengelompokan genetik tersebut. Aksesi K1 dan K2 menampilkan struktur anatomi paling optimal, dengan skor semikuantitatif tertinggi (masing-masing 15), kutikula relatif tebal, palisade rapat, epidermis tebal, dan kloroplas padat — mencerminkan keseimbangan pertumbuhan vegetatif dan produktivitas yang baik. Sebaliknya, aksesi K4 menunjukkan karakter anatomi paling menyimpang, dengan skor terendah (9), kutikula tipis, palisade longgar, dan kloroplas jarang; keragaman genetiknya yang tinggi ternyata tidak berkorelasi dengan performa anatomi, melainkan mencerminkan variabilitas adaptif akibat kondisi suboptimal pada awal pertumbuhan. Aksesi K3 belum menunjukkan kecenderungan pengelompokan definitif secara molekuler maupun anatomi, sehingga memerlukan kajian lanjutan. Hasil ini menegaskan bahwa posisi operkulum berkorelasi dengan keragaman genetik yang terdeteksi melalui SSR sekaligus dengan karakter anatomi daun aren.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Bapak Prof. Dr. Ir. Aswaldi Anwar, MS ;Dr. Dini Hervani, SP, M.Si ; Ratna Wulandari, SP, M. Si, PhD
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S2 Agronomi
Depositing User: S2 Agronomi Agronomi
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:11
Last Modified: 28 Aug 2026 02:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534816

Actions (login required)

View Item View Item