Nathanael, Geraldino (2026) Analisis Perbaikan Lereng Longsor Menggunakan Mechanically Stabilized Earth (MSE Wall) Di Kampus 3 UIN Imam Bonjol Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04 . Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kelongsoran lereng telah terjadi pada Fakultas Ekonomi Bisnis Islam Kampus 3 UIN Imam Bonjol Padang. sehingga, penelitian ini dibutuhkan untuk analisis dan perancangan desain Mechanically Stabilized Earth (MSE) Wall sebagai solusi perbaikan lereng yang mengalami kelongsoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik tanah eksisting di lokasi longsor, merancang dimensi dinding MSE yang memenuhi kriteria keamanan teknis, serta mengevaluasi nilai faktor keamanan global menggunakan program Finite Element Method (FEM). Pengumpulan data yang dilakukan meliputi pemetaan geometri lereng menggunakan bantuan alat drone dan pengujian sampel tanah di laboratorium yang mencakup uji direct shear, berat volume, kadar air, serta batas-batas Atterberg. Hasil investigasi lapangan menunjukkan bahwa lereng eksisting memiliki tinggi 8,585 m, panjang 25,4 m, dengan sudut kemiringan 18,67°. Sementara itu, hasil uji laboratorium terhadap tanah asli menghasilkan parameter berupa kohesi sebesar 0,180 kg/cm², sudut geser dalam 20,556°, berat isi 16,059 kN/m³, dan kadar air 55,246%. Berdasarkan data geometri dan parameter tanah tersebut, perancangan dinding MSE dilakukan mengacu pada pedoman standar SNI 8460:2017. Hasil analisis desain yang didapatkan untuk dinding MSE adalah dengan menggunakan dua timbunan, di mana masing-masing timbunan memiliki ketinggian 4 m sehingga mencapai tinggi dinding MSE total 8 m. Perkuatan yang digunakan adalah material geotekstil dengan spasi vertikal adalah 0,5 m untuk seluruh kedalaman. Setelah dilakukannya perhitungan maka didapatkan kebutuhan panjang perkuatan geotekstil yang memenuhi syarat aman adalah sepanjang 12 m pada timbunan pertama dan 4 m pada timbunan kedua. Pemeriksaan stabilitas yang dilakukan secara manual membuktikan bahwa konfigurasi desain tersebut telah sepenuhnya memenuhi persyaratan faktor keamanan terhadap potensi kegagalan internal maupun eksternal. Selanjutnya, pemodelan dinding MSE menggunakan program Finite Element Method dilakukan untuk menghitung stabilitas keseluruhan dari dinding MSE. Hasil analisis dari pemodelan ini menghasilkan nilai Faktor Keamanan (SF) global sebesar 1,740, yang menjelaskan bahwa dinding MSE, perkuatan, serta timbunan yang dirancang berada dalam kondisi stabil dan memenuhi standar kelayakan aman.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ir. Andriani, S.T., M.T. ; Maulana Arif, S.T., M.Eng. |
| Uncontrolled Keywords: | geotekstil; stabilitas internal; pemodelan; finite element method; stabilitas eksternal |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | S1 Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 02:59 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 02:59 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534639 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]