Putri, Tita Ifindra (2026) Pengaruh Pemberian Beberapa Dosis Gmn Trichodrema terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (266kB) |
|
|
Text (02. BAB 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (196kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (136kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (177kB) |
|
|
Text
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang memiliki peran penting sebagai bahan baku utama industri pakan ternak di Indonesia. Pemilihan pupuk agen hayati sangat diperlukan dalam membantu penyerapan unsur hara bagi tanaman jagung. GMN Trichoderma® adalah fungisida dan pupuk hayati organik komersial yang mengandung jamur Trichoderma. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik GMN Trichoderma® terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Andalas pada bulan Desember 2025 sampai April 2026, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf dosis GMN Trichoderma®, yaitu 0, 75, 150, dan 225 kg/ha yang diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, analisis hara tanaman, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol berkelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, jumlah baris pertongkol, bobot 1000 biji, serta hasil per petak dan per hektar. Data dianalisis menggunakan uji F pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum diperoleh dosis terbaik GMN Trichoderma® untuk pertumbuhan dan hasil tanman jagung (Zea mays L.) varietas Pioneer 32. Namun pemberian GMN Trichoderma® cenderung meningkatkan serapan hara N, P, dan K seiring meningkatnya dosis yang diberikan pada tanaman jagung. Dosis 225 kg/ha menghasilkan serapan hara tertinggi, sedangkan dosis 150 kg/ha cenderung menghasilkan bobot tongkol yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, aplikasi GMN Trichoderma® berpotensi meningkatkan efisiensi serapan hara.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Silvia Permata Sari, SP., MP.; Dra. Netti Herawati, MSc |
| Uncontrolled Keywords: | Agen hayati; ketahanan tanaman; serapan hara; trichoderma; varietas Pioneer 32 |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 09:37 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 09:37 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534523 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric