muluk, Jelita (2026) Daya Gabung dan Heterosis Hibrida Silang Tunggal Jagung Manis (Zea mays var. saccharata Sturt.) Hasil Persilangan Dialel. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01 Cover dan Abstrak.docx.pdf - Published Version Download (53kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.docx.pdf - Published Version Download (106kB) |
|
|
Text (Bab V)
03. Bab V.docx.pdf - Published Version Download (31kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (128kB) |
|
|
Text (Tesis Full Text)
05. Tesis Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Jagung manis (Zea mays var. saccharata Sturt.) memiliki peran strategis dalam diversifikasi pangan dan bernilai ekonomi tinggi sehingga peningkatan produksi melalui pengembangan varietas hibrida sangat diperlukan. Keberhasilan perakitan hibrida tidak hanya bergantung pada keunggulan galur inbred, tetapi juga pada daya gabung tetua dan heterosis hibrida. Namun, informasi mengenai kedua parameter tersebut pada hibrida silang tunggal hasil persilangan delapan galur inbred unggul koleksi tim pemuliaan jagung manis Universitas Andalas masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa, daya gabung, dan heterosis hibrida silang tunggal, serta mengidentifikasi galur tetua dan kombinasi hibrida jagung manis yang berpotensi unggul. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat, dari Juli 2025 hingga Maret 2026. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas 28 hibrida silang tunggal dan 2 varietas pembanding. Delapan galur inbred digunakan sebagai tetua dalam analisis daya gabung dan heterosis. Data dianalisis menggunakan analisis ragam pada taraf nyata 5% dan 1%, dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Analisis daya gabung menggunakan metode Griffing IV (half diallel), sedangkan analisis heterosis mencakup heterosis, heterobeltiosis, dan heterosis standar. Seluruh analisis dilakukan menggunakan Microsoft Excel® dan RStudio® versi 4.5.3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H1 (CD3><CD1), H8 (CD1><BL1), H14 (BL1><IN2), dan H22 (IN2><SL2) memiliki performa agronomis yang menyamai atau melebihi salah satu atau kedua varietas pembanding. Galur CD1 memiliki nilai DGU terbaik, sedangkan CD3><HW1 (H5), CD3><TH1 (H6), CD1><IN1 (H10), CD1><HW1 (H11), dan BL1><IN2 (H14) menunjukkan nilai DGK yang tinggi dan konsisten pada karakter agronomis, hasil, dan kualitas. Hibrida H24 (IN1><TH1), H25 (IN1><SL2), dan H28 (TH1><SL2) menunjukkan nilai heterosis dan heterobeltiosis tertinggi pada karakter hasil dan komponen hasil. Berdasarkan penelitian, kombinasi persilangan CD3><HW1 (H5), CD3><TH1 (H6), CD1><IN1 (H10), CD1><HW1 (H11), dan BL1><IN1 (H14) memiliki nilai DGK tinggi pada karakter agronomis dan hasil serta menunjukkan heterosis dan heterobeltiosis yang baik sehingga direkomendasikan sebagai hibrida silang tunggal harapan untuk pengujian lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | P. K. Dewi Hayati, S.P., M.Si., Ph.D; Prof. Dr. Ir. Warnita, M.P. |
| Uncontrolled Keywords: | daya gabung; dialel; pemuliaan hibrida; seleksi hibrida; standar heterosis |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S2 Agronomi |
| Depositing User: | S2 Agronomi Agronomi |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 03:33 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 03:33 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534469 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]