Analisis dan Mitigasi Risiko pada Usaha Mie Kuning Berlian Menggunakan Pendekatan House of Risk (HOR)

Nazirah, Yuke Ulfa (2026) Analisis dan Mitigasi Risiko pada Usaha Mie Kuning Berlian Menggunakan Pendekatan House of Risk (HOR). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (176kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (429kB)
[img] Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (103kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (239kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Industri Kecil dan Menengah (IKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu sektor yang cukup berkembang dalam IKM adalah industri makanan yang berperan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Dalam menjalankan usahanya, perusahaan pada industri makanan dituntut untuk mampu mempertahankan kelancaran proses bisnis agar dapat berjalan secara efektif dan efisien. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai risiko yang dapat mengganggu kelancaran operasional usaha. Salah satu IKM yang bergerak di bidang industri makanan adalah Usaha Mie Kuning Berlian yang berlokasi di Kota Padang. Namun, dalam kegiatan operasionalnya Usaha Mie Kuning Berlian masih mengalami beberapa permasalahan yang dapat menghambat kelancaran proses bisnis, seperti keterlambatan pengadaan bahan baku, ketergantungan proses produksi terhadap kondisi cuaca, serta gangguan pada proses produksi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang terjadi serta merumuskan usulan mitigasi risiko yang tepat pada Usaha Mie Kuning Berlian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode House of Risk (HOR) yang terdiri dari dua tahap, yaitu HOR fase 1 untuk mengidentifikasi dan menentukan prioritas agen risiko berdasarkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP), serta HOR fase 2 untuk merumuskan tindakan mitigasi yang paling efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 29 risk event dan 38 risk agent yang teridentifikasi pada proses pengadaan bahan baku, produksi, dan distribusi. Hasil analisis HOR Fase 1 dan diagram Pareto 80:20 menunjukkan bahwa terdapat 18 risk agent prioritas yang menjadi fokus dalam penyusunan tindakan mitigasi. Selanjutnya, HOR Fase 2 menghasilkan 18 tindakan mitigasi yang diusulkan untuk mengurangi penyebab risiko yang telah diprioritaskan. Berdasarkan hasil pemeringkatan nilai Effectiveness to Difficulty Ratio (ETDk), diperoleh 10 tindakan mitigasi prioritas yang direkomendasikan untuk diterapkan pada Usaha Mie Kuning Berlian. Usulan tindakan mitigasi tersebut diharapkan mampu mengurangi potensi terjadinya risiko pada proses pengadaan bahan baku, produksi, dan distribusi, sehingga dapat mendukung kelancaran operasional, meningkatkan kualitas produk, serta menjadi acuan bagi perusahaan dalam mengelola risiko secara lebih sistematis.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Hary Fandeli, S.T., M.T. ; Prof. Dr. Ir. Alizar Hasan, MSIE., M. Eng.
Uncontrolled Keywords: House of Risk; Risiko; Mitigasi Risiko; IKM; Industri Makanan
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri
Depositing User: S1 Teknik Industri
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:54
Last Modified: 28 Aug 2026 08:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534432

Actions (login required)

View Item View Item