Oswin, Aiza (2026) Keanekaragaman Parasitoid pada Ekosistem Hutan Terganggu di Bukit Gompong Kabupaten Solok. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (334kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (283kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (267kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (312kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Parasitoid merupakan serangga yang hidup dengan memarasit serangga lain (inang) untuk memperoleh nutrisi dari inangnya dan menyebabkan kematian inang pada akhir siklus hidupnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari keanekaragaman serangga parasitoid pada ekosistem hutan yang mengalami gangguan ringan dan gangguan berat di Bukit Gompong, Kabupaten Solok. Penelitian dilaksanakan dari Agustus hingga Oktober 2025. Penelitian tersebut merupakan penelitian survei dengan penentuan lokasi menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan sampel penelitian dilakukan pada ekosistem hutan terganggu ringan dan terganggu berat. Sampel parasitoid dikumpulkan menggunakan tiga jenis perangkap, yaitu yellow pan trap, malaise trap, dan sweep net. Sampel meliputi 16 titik yellow pan trap dan satu malaise trap yang ditempatkan di tengah kawasan penelitian, dan sweep net digunakan sepanjang garis transek sebanyak 20 kali ayunan. Variabel pengamatan meliputi kondisi lahan, jenis, dan kelimpahan individu parasitoid. Analisis data menggunakan indeks keanekaragaman, indeks kemerataan, dan indeks kesamaan jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ekosistem terganggu ringan, jumlah parasitoid yang ditemukan yaitu 5001 individu dari 2 ordo, 16 famili, dan 81 spesies. Pada ekosistem terganggu berat mengidentifikasi 8144 individu dari 2 ordo, 16 famili, dan 81 spesies, didominasi oleh ordo Hymenoptera, yaitu dari famili Ichneumonidae dan Braconidae, dengan spesies yang paling banyak didapatkan yaitu Telenomus sp.. Nilai indeks keanekaragaman tergolong tinggi pada ekosistem terganggu ringan dengan nilai 4,32 dan hal yang sama pada ekosistem terganggu berat dengan nilai 4,28. Nilai indeks kemerataan dan nilai indeks kesamaan pada kedua ekosistem memiliki nilai yang sama, yaitu berturut-turut 0,98 dan 0,96, dan keduanya termasuk ke dalam kategori tinggi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ir. Eka Candra Lina, SP., M.Si., IPM ; Prof. Dr. Ir. Trizelia, M.Si. |
| Uncontrolled Keywords: | Habitat; Kelimpahan; Parasitoid; Telenomus sp. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SD Forestry S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Proteksi Tanaman |
| Depositing User: | S1 Proteksi Tanaman |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:35 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:35 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534401 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric