PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN EFEK SITOPROTEKTIF EKSTRAK METANOL KULIT, BIJI, DAN ARIL PALA (Myristica fragrans Houtt.) PADA SEL HaCaT

Rizky, Sarahtur (2026) PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN EFEK SITOPROTEKTIF EKSTRAK METANOL KULIT, BIJI, DAN ARIL PALA (Myristica fragrans Houtt.) PADA SEL HaCaT. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover dan abstrak)
cover dan abstrak.pdf

Download (732kB)
[img] Text
Bab I _Pendahuluan.pdf

Download (257kB)
[img] Text
Bab VII -Penutup.pdf

Download (256kB)
[img] Text (daftar Pustaka)
daftra pustaka sarah.pdf

Download (530kB)
[img] Text (skripsi lengkap)
skripsi full text_compressed.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Stres oksidatif dapat merusak sel kulit dan memicu penuaan dini, sehingga diperlukan antioksidan alami dari tanaman seperti pala (Myristica fragrans Houtt.). Penelitian ini bertujuan membandingkan aktivitas antioksidan dan efek sitoprotektif ekstrak metanol dari kulit, biji, dan aril pala pada sel keratinosit manusia (HaCaT). Penelitian eksperimental laboratorium ini menggunakan sampel kulit, biji, dan aril pala yang diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol selama 72 jam. Aktivitas antioksidan diukur menggunakan uji DPPH untuk kemampuan menangkal radikal bebas dan uji FRAP untuk kemampuan reduksi, sedangkan efek sitoprotektif diuji pada sel HaCaT normal menggunakan metode MTT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji DPPH, ekstrak biji pala memiliki aktivitas tertinggi dengan nilai IC₅₀ 22,40 µg/mL (sangat kuat), diikuti aril pala (38,40 µg/mL) dan kulit pala (195,00 µg/mL). Pada uji FRAP, ekstrak aril pala menunjukkan kapasitas reduksi tertinggi dengan nilai EC₅₀ 28,86 ppm (sangat kuat), diikuti kulit pala (31,92 ppm) dan biji pala (35,95 ppm). Hasil uji MTT menunjukkan ketiga ekstrak bersifat non-sitotoksik terhadap sel HaCaT normal dengan viabilitas sel di atas 80% pada seluruh rentang konsentrasi (6,25–100 µg/mL), dan ekstrak aril pala memberikan efek sitoprotektif terbaik dengan viabilitas sel mencapai 98,5% pada konsentrasi 6,25 µg/mL. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aril pala paling potensial sebagai agen pelindung sel kulit, sedangkan biji pala lebih unggul dalam menangkal radikal bebas.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Hasmiwati, M. Kes ; Dr. Zolkapli Eshak
Uncontrolled Keywords: Myristica fragrans Houtt., antioksidan, sitoprotektif, sel HaCaT, stres oksidatif
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Ilmu Biomedis
Depositing User: S1 Ilmu Biomedis
Date Deposited: 29 Aug 2026 08:30
Last Modified: 29 Aug 2026 08:30
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534388

Actions (login required)

View Item View Item