Minimalisasi Pemborosan Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Pada Tahu Sumedang Mas Yetno

Fadilla, Rayhan (2026) Minimalisasi Pemborosan Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Pada Tahu Sumedang Mas Yetno. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (862kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (580kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (976kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (28MB) | Request a copy

Abstract

IKM Tahu Sumedang Mas Yetno merupakan industri pangan skala kecil yang sebagian besar aktivitas produksinya masih dilakukan secara manual. Kondisi tata letak fasilitas yang belum mengikuti urutan proses, jarak antar stasiun kerja yang relatif jauh, serta belum tersedianya standar kerja menyebabkan terjadinya pemborosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis pemborosan yang terjadi serta merumuskan usulan perbaikan dengan pendekatan lean manufacturing. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung, pengukuran waktu proses dan jarak perpindahan, serta wawancara dengan pemilik. Kondisi awal sistem produksi dipetakan menggunakan Current state Value stream Mapping dan dianalisis melalui Process Activity Mapping, sedangkan akar penyebab pemborosan dianalisis menggunakan fishbone diagram. Usulan perbaikan yang dirumuskan berupa penyusunan Standar Operasional Prosedur pada setiap stasiun kerja dan perancangan ulang tata letak menggunakan Activity Relationship Chart dan BLOCPLAN, kemudian divisualisasikan melalui Future state Value stream Mapping. Hasil pemetaan kondisi awal menunjukkan terdapat 61 aktivitas dengan total waktu 5.326,05 detik, yang terdiri atas 16 aktivitas value added, 24 aktivitas non value added, dan 21 aktivitas necessary non value added. Pemborosan dominan yang ditemukan adalah transportasi dan overprocessing, yang terutama disebabkan oleh tata letak aliran material yang belum optimal, alur produksi yang belum satu arah, jarak antar stasiun kerja yang jauh, serta belum adanya standar kerja. Setelah usulan perbaikan, jumlah aktivitas berkurang menjadi 44 aktivitas, aktivitas non value added menurun menjadi 7 aktivitas, dan total waktu proses menjadi 4.665,22 detik. Process Cycle Efficiency meningkat dari 67,1% menjadi 82,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usulan perbaikan menciptakan aliran produksi yang lebih ringkas, teratur dan efisien.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Rika Ampuh Hadiguna
Uncontrolled Keywords: Lean manufacturing, Waste, Value stream Mapping, Process Activity Mapping, fishbone diagram, BLOCPLAN.
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri
Depositing User: S1 Teknik Industri
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:25
Last Modified: 28 Aug 2026 03:25
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534383

Actions (login required)

View Item View Item