Karim, Rahman (2026) DEKONSTRUKSI PRAKTIK PUBLIC RELATIONS PEMERINTAH (Kajian Komunikasi dengan Pendekatan kritis pada Pembangunan PLTS Terapung di Danau Singkarak). S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstark)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (75kB) |
|
|
Text (Bab 1 (Pendahuluan))
BAB I.pdf - Published Version Download (123kB) |
|
|
Text (Bab 5 (Penutup))
BAB AKHIR.pdf - Published Version Download (40kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (175kB) |
|
|
Text (Tesis Full)
TESIS FULL.pdf - Published Version Download (2MB) |
Abstract
Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Danau Singkarak merupakan bagian dari agenda transisi energi nasional yang memunculkan resistensi masyarakat lokal. Konflik tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis pembangunan, tetapi juga mencerminkan kontestasi makna dalam praktik komunikasi pembangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik masyarakat lokal terhadap pembangunan PLTS terapung, mengkaji praktik Public Relations PT PLN Indonesia Power sebagai representasi komunikasi pemerintah, serta mendekonstruksi wacana pembangunan untuk mengungkap relasi kuasa, ideologi, dan pengalaman masyarakat yang termarginalkan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan paradigma kritis melalui teori Dekonstruksi Jacques Derrida sebagai teori utama yang didukung Dramaturgi Erving Goffman. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap tiga belas informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Public Relations PT PLN Indonesia Power didominasi pola komunikasi pembangunan yang bersifat top-down konsultatif untuk membangun proyek melalui narasi energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan. Namun, narasi tersebut berhadapan dengan pengalaman historis, ruang hidup, dan pengetahuan lokal masyarakat sehingga melahirkan resistensi sebagai bentuk komunikasi kritis. Penelitian ini menemukan bahwa konflik pembangunan terutama dipicu oleh krisis legitimasi komunikasi, bukan semata-mata penolakan terhadap energi terbarukan, sehingga menawarkan perspektif baru dalam kajian Critical Public Relations dan komunikasi pembangunan.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S2 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | S2 Ilmu Komunikasi |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 09:13 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 09:13 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric