KECERNAAN IN VITRO FRAKSI SERAT(NDF, ADF, SELULOSA, HEMISELULOSA) DARI Indigofera zollingeriana YANG DITANAM DI LAHAN ULTISOL YANG DIPUPUK N, P, DAN K DAN DIINOKULASI DENGAN FMA

Hadi, Reyhan Zikhra (2026) KECERNAAN IN VITRO FRAKSI SERAT(NDF, ADF, SELULOSA, HEMISELULOSA) DARI Indigofera zollingeriana YANG DITANAM DI LAHAN ULTISOL YANG DIPUPUK N, P, DAN K DAN DIINOKULASI DENGAN FMA. S1 thesis, Universitas Andalas.

This is the latest version of this item.

[img] Text (cover dan abstrak)
01.cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (296kB)
[img] Text (Bab I pendahuluan)
02. BAB 1.pdf - Published Version

Download (250kB)
[img] Text (Bab IV Penutup)
03. Bab IV.pdf - Published Version

Download (183kB)
[img] Text (Daftar pustaka)
04.DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (334kB)
[img] Text (skripsi Full tetxt)
05.skripsi full text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis terbaik kombinasi pemupukan NPK dan inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskuler (FMA) terhadap kecernaan fraksi serat (Neutral Detergent Fiber/NDF, Acid Detergent Fiber/ADF, selulosa, dan hemiselulosa) Indigofera zollingeriana yang ditanam di lahan Ultisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok. Perlakuannya adalah penggunaan beberapa dosis pupuk NPK dan inokulasi fungi mikoriza arbuskula untuk menggantikan penggunaan dosis 100% pupuk NPK dengan rancangan yang diuji: P0 = 100% pupuk NPK + 0 g FMA (kontrol); P1 = 100% pupuk NPK + 10 g FMA; P2 = 75% pupuk NPK + 10 g FMA; P3 = 50% pupuk NPK + 10 g FMA; dan P4 = 25% pupuk NPK + 10 g F MA. Peubah yang diamati adalah kecernaan NDF, ADF, selulosa, dan hemiselulosa secara in vitro. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa kombinasi dosis pupuk NPK dan FMA memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan seluruh komponen fraksi serat,yaitu kecernaan NDF berkisar antara 52,63%–55,78%, ADF berkisar antara 52,67%–54,69%, selulosa berkisar antara 52,16%–54,38%, dan hemiselulosa berkisar antara 53,47%–59,28%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan hingga 25% (pengurangan 75% dosis) pupuk NPK dan diinokulasikan dengan 10 g FMA mampu mempertahankan nilai kecernaan fraksi serat Indigofera zollingeriana di lahan Ultisol setara dengan dosis penuh 100% NPK.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Fauzia Agustin, MS ; Dr. Ir. Evitayani, S.Pt., M. Agr., IPM, Asean Eng.
Uncontrolled Keywords: Fraksi Serat; FMA; Indigofera zollingeriana; Lahan utisol; Pupuk NPK
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 28 Aug 2026 01:21
Last Modified: 28 Aug 2026 01:21
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534344

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item