Lubis, Muhammad Thoriq Habibi (2026) Kajian Pemborosan Pada Proses Produksi Pellet dengan Mempertimbangkan Aspek Keberlanjutan (Studi Kasus: PT. XYZ). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (596kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (403kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
PT XYZ memproduksi pakan ternak jenis mash, crumble, dan pellet, dengan pellet sebagai produk dominan. Pada proses produksi pellet masih ditemukan aktivitas pemborosan berupa kerusakan karung dan repack, gerakan operator yang tidak diperlukan, serta waktu tunggu pada pemindahan material yang memengaruhi efisiensi proses dan kinerja keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan dominan dan akar penyebabnya, mengukur kinerja keberlanjutan manufaktur, serta menyusun usulan perbaikan berbasis Sustainable Lean Manufacturing. Penelitian menggunakan Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan kondisi proses, Waste Assessment Model (WAM) yang terdiri atas Waste Relationship Matrix (WRM) dan Waste Assessment Questionnaire (WAQ) untuk menentukan waste dominan, serta Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dengan Process Activity Mapping (PAM) untuk menganalisis aktivitas. Akar penyebab dianalisis menggunakan fishbone diagram dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), sedangkan kinerja keberlanjutan diukur menggunakan Manufacturing Sustainability Index (MSI) dengan validasi Content Validity Index (CVI) dan pembobotan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan waste dominan berupa defect 19,39%, motion 17,53%, dan waiting 16,06%. FMEA menghasilkan 17 penyebab prioritas dengan RPN di atas critical value 212,85. Total waktu proses berkurang dari 38.814,60 detik menjadi 30.281,71 detik dan PCE meningkat dari 47,30% menjadi 60,63%. Current MSI sebesar 78,88%, dengan prioritas perbaikan pada waktu, pelatihan kerja, dan kualitas. Usulan perbaikan meliputi SOP handling karung dan penurunan pallet, form monitoring repack, checklist preventive maintenance, serta Standard Work Instruction. Berdasarkan perhitungan future, MSI meningkat menjadi 86,82%.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph. D., IPU, ASEAN, Eng., APEC Eng. |
| Uncontrolled Keywords: | Sustainable Lean Manufacturing; Waste; Waste Assessment Model; Process Activity Mapping; Manufacturing Sustainability Index. |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S3 Teknik Industri |
| Depositing User: | S1 Teknik Industri |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:52 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:52 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]