Analisis Efektivitas Mesin Open Top Roller dan Identifikasi Six Big Losses di PT Perkebunan Nusantara IV Regional IV Unit Usaha Danau Kembar

Hadi, Felisha Putri (2026) Analisis Efektivitas Mesin Open Top Roller dan Identifikasi Six Big Losses di PT Perkebunan Nusantara IV Regional IV Unit Usaha Danau Kembar. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover&Abstrak)
01. Cover&Abstrak.pdf - Published Version

Download (458kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (369kB)
[img] Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (210kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (186kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan produksi teh di PT Perkebunan Nusantara IV Regional IV Unit Usaha Danau Kembar sangat bergantung pada kinerja mesin, terutama sistem mesin Open Top Roller (OTR) pada tahap awal penggilingan. Berdasarkan data historis tahun 2025, enam unit OTR mengalami 43 kejadian kerusakan dengan total downtime 519 jam. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi efektivitas sistem mesin untuk mengetahui kerugian yang memengaruhi kinerja proses produksi. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas sistem mesin OTR, mengidentifikasi six big losses, serta menyusun usulan perbaikan berdasarkan penyebab prioritas. Pengukuran dilakukan menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dengan basis machine-hour yang terdiri atas availability, performance efficiency, dan quality rate. Penyebab kerugian dominan diidentifikasi menggunakan fishbone diagram dan diprioritaskan melalui Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) berdasarkan Risk Priority Number (RPN), critical value sebagai screening awal, serta validasi pihak perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata bulanan OEE sebesar 66,75%, dengan rata-rata availability 96,52%, performance efficiency 69,18%, dan quality rate 100%. Secara agregat tahunan, nilai OEE diperoleh sebesar 66,07%. Kerugian utama berasal dari reduced speed losses dengan rata-rata bulanan 29,77% dan equipment failure losses sebesar 3,48%. Secara agregat tahunan, kedua kerugian tersebut masing-masing sebesar 30,68% dan 3,27%. Hasil FMEA menetapkan sembilan cause of failure sebagai prioritas akhir. Usulan perbaikan meliputi standar interval pemeriksaan dan perawatan komponen, checksheet kesiapan operasi, checksheet pembersihan mesin dan area kerja, SOP persiapan dan pembersihan bahan baku, serta checksheet pemantauan kecepatan dan kestabilan mesin. Usulan tersebut dirancang untuk mendukung peningkatan efektivitas dan pemeliharaan sistem OTR yang lebih terstruktur.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Taufik, M.T.
Uncontrolled Keywords: Overall Equipment Effectiveness (OEE); Six Big Losses; Fishbone Diagram; FMEA; Mesin OTR.
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri
Depositing User: S1 Teknik Industri
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:07
Last Modified: 28 Aug 2026 08:07
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534293

Actions (login required)

View Item View Item