Efektivitas Ekstrak Daun Brotowali (Tinospora crispa Linnaeus) dengan Beberapa Konsentrasi untuk Pengendalian Keong Mas (Pomacea canaliculata Lamarck)

Saputri, Henny Fadila (2026) Efektivitas Ekstrak Daun Brotowali (Tinospora crispa Linnaeus) dengan Beberapa Konsentrasi untuk Pengendalian Keong Mas (Pomacea canaliculata Lamarck). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (340kB) | Request a copy
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (218kB) | Request a copy
[img] Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (123kB) | Request a copy
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (258kB) | Request a copy
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Keong mas (Pomacea canaliculata Lamarck) merupakan salah satu hama utama pada tanaman padi yang berpotensi menurunkan produksi, sehingga membutuhkan alternatif pengendalian yang ramah lingkungan, salah satunya menggunakan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak daun brotowali yang paling efektif untuk mengendalikan hama keong mas. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Variabel pengamatan yaitu mortalitas keong mas, persentase rumpun terserang, dan persentase batang padi terserang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun brotowali memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap peningkatan mortalitas keong mas, serta penurunan persentase rumpun dan batang padi yang terserang keong mas. Konsentrasi 50 g/l merupakan perlakuan yang paling efektif dalam mengendalikan keong mas dengan tingkat mortalitas tertinggi mencapai 97% dan Rata-rata waktu kematian (LT₅₀) tercepat yaitu 1,05 hari. Selain itu, perlakuan konsentrasi 50 g/l juga terbukti paling baik dalam menekan tingkat kerusakan tanaman padi dengan persentase rumpun terserang terendah sebesar 31,08% dan persentase batang terserang terendah sebesar 13,78%.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Yunisman, MP; Prof. Dr. Ir. Trizelia, M. Si
Uncontrolled Keywords: Mortalitas; Pestisida nabati; Padi; Metabolit sekunder
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Proteksi Tanaman
Depositing User: S1 Proteksi Tanaman
Date Deposited: 28 Aug 2026 04:51
Last Modified: 28 Aug 2026 04:51
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533914

Actions (login required)

View Item View Item