Putri, Dinda Nabilla (2026) Potensi Antimikroba dan Antioksidan Ekstrak Seduhan dan Rebusan Daun Kasambi (Urceola rosea (HOOK. & ARN.) D.J MIDDLETON) Terhadap Mikroba Uji. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan abstrak.pdf - Published Version Download (226kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (200kB) |
|
|
Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (178kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (317kB) |
|
|
Text (Skripsi FullText)
Skripsi FullText.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Daun Kasambi (Urceola rosea (Hook. & Arn.) D.J. Middleton) mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid, fenolik, dan tanin, yang berpotensi sebagai antimikroba dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas antimikroba ekstrak seduhan dan rebusan daun Kasambi, menentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM), serta mengevaluasi kandungan polifenol, aktivitas antioksidan, karotenoid, dan vitamin C. Penelitian menggunakan rancangan pola nested dengan empat perlakuan, yaitu seduhan dan rebusan daun segar serta daun kering. Aktivitas antimikroba diuji terhadap Escherichia coli ATCC 25922, Staphylococcus aureus ATCC 6538, dan Candida albicans menggunakan metode difusi cakram yang dilanjutkan dengan metode dilusi. Aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan metode DPPH, kadar polifenol dengan metode Folin-Ciocalteu, kandungan karotenoid secara spektrofotometri, dan kadar vitamin C dengan titrasi iodimetri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh ekstrak mampu menghambat pertumbuhan mikroba uji, didapatkan hasil presentase zona hambatterbaik padaekstrak rebusan segar daun U. rosea yaitu (51,5%) untuk Escherichia coli dan (62,4%) untuk Staphyloccoccus aureus terhadap kloramfenikol (0,1 mg/mL), pada Candida albicans yaitu (35,3%) terhadap fluconazole (0,1 mg/mL). Nilai KHM terhadap. Staphylococcus aureus sebesar 3,125%, sedangkan terhadap Escherichia coli dan Candida albicans sebesar 6,25%. Nilai KBM terhadap Staphylococcus aureus sebesar 6,25%, sedangkan terhadap Escherichia coli dan Candida albicans sebesar 12,5%. Aktivitas antioksidan ekstrak rebusan segar sebesar (74,04 µg/mL) termasuk dalam kategori kuat dengan total polifenol (9,033 mgGAE/mL), kandungan karotenoid 642,20 µmol/g, uji kadar vitamin C 4,39 mg/mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun Kasambi berpotensi dikembangkan sebagai sumber antimikroba dan antioksidan alami sehingga bisa diaplikasikan untuk bahan baku teh herbal fungsional
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Phil. Nat. Nurmiati |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci; Antimikroba; Antioksidan; Urceola rosea; Teh herbal |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology > QR355 Virology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Biologi |
| Depositing User: | S1 Biologi Biologi |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 05:05 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 05:05 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533862 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]