Hubungan Usia Ibu, Kunjungan Antenatal Care (ANC), dan Asupan Zat Besi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester II dan III di Wilayah Kerja Puskesmas Pagambiran Tahun 2026

Fazira, Ananta Dian (2026) Hubungan Usia Ibu, Kunjungan Antenatal Care (ANC), dan Asupan Zat Besi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester II dan III di Wilayah Kerja Puskesmas Pagambiran Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01.Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (324kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (345kB)
[img] Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04.Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (236kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kehamilan adalah masa di mana asupan gizi yang baik sangat penting bagi ibu dan janin untuk menjaga kesehatan keduanya. Ibu hamil termasuk kelompok paling rentan terhadap masalah gizi, yang dapat memperburuk risiko kesehatan. Salah satu faktor risiko yang berkontribusi terhadap peningkatan angka kematian ibu adalah kondisi anemia. Anemia kehamilan masih menjadi perhatian besar di seluruh dunia karena dapat meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian pada ibu serta bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia ibu, kunjungan antenatal care (ANC), dan asupan zat besi dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Pagambiran tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan teknik consecutive sampling, sehingga diperoleh 72 responden ibu hamil trimester II dan III. Data dikumpulkan menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), kuesioner terstruktur, serta pemeriksaan hemoglobin menggunakan alat digital portabel Sinocare, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami anemia (69,4%), berada pada usia tidak berisiko (80,6%), melakukan kunjungan ANC secara teratur (55,6%), dan memiliki asupan zat besi yang baik (62,5%), dengan prevalensi anemia sebesar 30,6%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara usia ibu (p=0,024), kunjungan ANC (p=0,001), dan asupan zat besi (p=0,006) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa usia ibu, keteraturan kunjungan ANC, dan asupan zat besi berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pagambiran tahun 2026, sehingga ketiga faktor tersebut perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan anemia pada kehamilan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Idral Purnakarya, SKM., MKM ; Tazkia Putri Kagami, S.Gz., M.Gizi
Uncontrolled Keywords: Anemia; Asupan Zat Besi; Ibu Hamil; Kunjungan Antenatal Care; Usia Ibu
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Gizi
Depositing User: S1 Gizi Gizi
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:51
Last Modified: 28 Aug 2026 02:51
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533854

Actions (login required)

View Item View Item