Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Tebu di Kecamatan Matur Kabupaten Agam

Hasibuan, Ahmad Daniel (2026) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Tebu di Kecamatan Matur Kabupaten Agam. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (444kB)
[img] Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (220kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (251kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan komoditas perkebunan rakyat yang berperan penting sebagai sumber pendapatan petani di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Namun, produksi tebu tetap kurang optimal karena penggunaan faktor produksi yang tidak efisien. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan faktor produksi dalam pertanian tebu, serta menganalisis efek faktor produksi terhadap produksi tebu di Distrik Matur. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 41 petani yang dipilih dari populasi 522 petani aktif di Nagari Lawang dan Nagari Tigo Balai menggunakan rumus Yamane dan teknik sampling acak proporsional. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan fungsi produksi Cobb–Douglas. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata penggunaan tenaga kerja adalah 121,61 HOK, pupuk 1.106,10 kg, pupuk Phonska 96,34 kg, pupuk NPK 102,44 kg, dan pupuk ZA 101,22 kg per petani per tahun, dengan rata-rata produktivitas tebu 10,52 ton/ha. Hasilnya menunjukkan bahwa tenaga kerja, pupuk Phonska, dan pupuk NPK memiliki efek positif dan signifikan terhadap produksi tebu, sementara pupuk kandang dan pupuk ZA tidak memiliki efek signifikan. Koefisien penentuan (R²) adalah 0,8664 menunjukkan bahwa 86,64% variasi produksi dijelaskan oleh variabel yang termasuk dalam model. Nilai Return to Scale (RTS) sebesar 1.1392 menunjukkan Increasing Return to Scale, yang menunjukkan bahwa peningkatan proporsional dalam penggunaan faktor produksi berpotensi meningkatkan produksi tebu.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Rika Hariance, S.P, M.Si ; Cipta Budiman, S.Si., M.M
Uncontrolled Keywords: Tebu (Saccharum officinarum L.); Budidaya tebu; Faktor Produksi; Fungsi Produksi Cobb-Douglas; Return to Scale
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: S1 Agribisnis Agribisnis
Date Deposited: 28 Aug 2026 04:39
Last Modified: 28 Aug 2026 04:39
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533831

Actions (login required)

View Item View Item