Pengujian Reaksi Inflamasi Kolagen dari Kulit Ikan Gabus (Channa striata) Pada Tikus Wistar Jantan

Lovania, Kenanga (2026) Pengujian Reaksi Inflamasi Kolagen dari Kulit Ikan Gabus (Channa striata) Pada Tikus Wistar Jantan. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (346kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (200kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (102kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Kolagen kulit ikan gabus (Channa striata) merupakan kolagen alternatif halal dan aman dibandingkan kolagen sapi maupun babi. Namun, kolagen tanpa modifikasi fisik umumnya memiliki viskositas tinggi sehingga menyulitkan proses penyuntikan. Oleh karena itu, kristal cair dipilih untuk memperbaiki karakteristik fisik kolagen. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan kolagen kulit ikan gabus dalam menimbulkan respons inflamasi, pengaruh variasi konsentrasi, dan reversibilitas inflamasi. Kolagen diekstraksi menggunakan metode paten IDP000073332 dan distandarisasi sesuai SNI No. 8076:2014. Kolagen didispersikan dengan dapar asetat pH 5,5 dan disonikasi selama 20 menit. Sebanyak 25 ekor tikus Wistar jantan dibagi menjadi 5 kelompok: karagenan 20 mg/mL, kristal cair kolagen kulit ikan gabus 20, 30, dan 45 mg/mL, serta kolagen sapi 20 mg/mL. Injeksi subkutan 0,2 mL diberikan pada telapak kaki tikus kemudian volume kaki dan suhu tubuh diamati selama 14 hari. Data dianalisis menggunakan two-way ANOVA dan Tukey HSD. Kolagen memenuhi persyaratan SNI dan pembentukan kristal cair kolagen tidak mengganggu struktur triple heliks kolagen. Berdasarkan durasi inflamasi, rata-rata volume kaki, dan suhu tubuh, respons inflamasi terendah hingga tertinggi yaitu kristal cair kolagen 20 mg/mL (6 hari; 0,5527 ± 0,005 mL; 36,500 ± 0,016°C), kolagen sapi 20 mg/mL (6 hari; 0,6138 ± 0,005 mL; 36,575 ± 0,016°C), dan karagenan 20 mg/mL (12 hari; 0,6528 ± 0,005 mL; 36,650 ± 0,016°C). Intensitas edema meningkat seiring peningkatan konsentrasi, sedangkan suhu tubuh berfluktuasi dalam rentang normal (36,5–37,7°C) dan seluruh kelompok pulih dalam waktu 14 hari (reversible). Dengan demikian, kristal cair kolagen kulit ikan gabus memiliki profil keamanan yang baik dan berpotensi dikembangkan sebagai biomaterial alternatif halal.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. apt. Rahmi Nofita R., M.Si ; Prof. apt. Armenia, M.S., Ph.D
Uncontrolled Keywords: Kolagen kulit ikan gabus; Channa striata; Kristal cair; Respon inflamasi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 28 Aug 2026 05:06
Last Modified: 28 Aug 2026 05:06
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533689

Actions (login required)

View Item View Item