Sitompul, Fatih Sabil Halomoan (2026) Uji Efektivitas Insektisida Nabati Rimpang Lengkuas (Alpinia galanga L.) untuk Pengendalian Hama Penghisap Buah Helopeltis sp. pada Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (465kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (242kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (189kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (268kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Helopeltis sp. merupakan salah satu hama utama tanaman kakao (Theobroma cacao L.) yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas hasil melalui kerusakan pada buah, daun, dan pucuk. Pengendalian hama ini umumnya masih menggunakan insektisida sintetis yang berpotensi menimbulkan resistensi, residu, dan pencemaran lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah insektisida nabati berbahan rimpang lengkuas (Alpinia galanga L.)yang mengandung metabolit sekunder dan minyak atsiri dengan aktivitas insektisida. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak rimpang lengkuas serta menentukan konsentrasi yang paling efektif dalam mengendalikan Helopeltis sp. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengelolaan Hama Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas Kampus III Dharmasraya, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf konsentrasi, yaitu 0, 50, 100, dan 150 g/L, masing-masing tiga ulangan. Parameter pengamatan meliputi mortalitas harian, waktu mortalitas awal, perubahan morfologi dan respon Helopeltis sp., serta analisis LC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 150 g/L merupakan perlakuan paling efektif, menghasilkan mortalitas 100% pada hari kelima dengan rata-rata waktu mortalitas 4,81 jam. Konsentrasi 100 g/L mencapai mortalitas 100% pada hari keenam dengan waktu mortalitas rata-rata 5,08 jam, sedangkan konsentrasi 50 g/L mencapai mortalitas 100% pada hari ketujuh dengan waktu mortalitas 25,19 jam. Perlakuan kontrol hanya menghasilkan mortalitas 40%. Nilai koefisien determinasi analisis probit sebesar 0,9938. Dengan demikian, ekstrak rimpang lengkuas berpotensi digunakan sebagai insektisida nabati untuk pengendalian Helopeltis sp., dengan konsentrasi 150 g/L sebagai perlakuan paling efektif.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Wulan Kumala Sari, S.P., M.P., Ph.D. ; Sri Heriza, S.P., M.Sc. |
| Uncontrolled Keywords: | Mortalitas; Metabolit sekunder; Minyak atsiri; LC50 |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroekoteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroekoteknologi Agroekoteknologi |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 02:09 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 02:09 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533647 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric