khalisalala, laura (2026) Pengaruh Dosis Pupuk Organik Agrina 99® Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Hibrida (Zea mays L.) Varietas R-212 di Andosol. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover&Abstrak)
01. Cover& Abstrak.pdf - Published Version Download (205kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (182kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (108kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (183kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05.Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang memiliki peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan pakan. Pengembangan jagung pada tanah Andosol menghadapi kendala berupa rendahnya ketersediaan fosfor akibat fiksasi oleh mineral amorf, sehingga diperlukan pengelolaan kesuburan tanah melalui pemberian pupuk organik. Salah satunya Agrina 99®. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa dosis pupuk organik Agrina 99® terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung hibrida varietas R-212 serta mendapatkan dosis terbaik pada tanah Andosol. Penelitian telah dilaksanakan di IKoNyoa Farms, Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dengan ketinggian tempat ±1.200 m dpl, pada bulan Januari sampai Juni 2026. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dosis pupuk organik Agrina 99®, yaitu 0, 10, 20, dan 30 ton/ha, dengan empat kelompok sehingga diperoleh 16 satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan uji F pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik Agrina 99® berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman,panjang daun, lebar daun, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol, panjang tongkol, bobot 100 biji, serta hasil per petak dan per hektar. Dosis 20 ton/ha memberikan pertumbuhan dan hasil yang optimal pada sebagian besar parameter pengamatan. Pada hasil per petak, dosis 20 ton/ha menghasilkan 8,75 kg/petak atau setara dengan 10,42 ton/ha, yang tidak berbeda nyata dengan dosis 30 ton/ha sebesar 8,30 kg/petak atau 9,88 ton/ha, tetapi berbeda nyata dengan dosis 0 dan 10 ton/ha. Dengan demikian, pemberian pupuk organik Agrina 99® dosis 20 ton/ha merupakan dosis terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung hibrida varietas R-212 pada tanah Andosol pada kondisi penelitian.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Muhsanati, M.S ; Prof.Dr.Ir. Warnita, M.P |
| Uncontrolled Keywords: | Agrina 99®; Andosol; jagung hibrida; pupuk organik; R-212. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 10:59 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 10:59 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533585 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]