Putra, Vedri Rahmat (2026) Afiks yang Terdapat dalam Kolom Komentar pada Konten Animasi Komedi di YouTube. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (414kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (316kB) |
|
|
Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (194kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (257kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Afiks yang terdapat dalam kolom komentar pada konten animasi di YouTube menampilkan bentuk, fungsi, dan makna afiks yang memperlihatkan karakteristik penggunaan bahasa dalam ragam nonformal dalam media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jenis, proses pembentukan, fungsi, dan makna afiks yang terdapat dalam kolom komentar pada konten animasi komedi di YouTube. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap penyediaan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian analisis data. Pada tahap penyediaan data, digunakan metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) serta digunakan teknik rekam dan catat. Pada tahap analisis data, digunakan metode agih dengan teknik dasar Bagi Unsur Langsung (BUL) dengan teknik lanjutan teknik perluas dan teknik ganti. Pada tahap penyajian analisis data, digunakan metode penyajian secara formal dan informal. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan enam jenis afiks, yaitu prefiks, infiks, sufiks, simulfiks, konfiks dan kombinasi afiks. Proses pembentukan katanya dilakukan dengan melekatkan afiks dengan bentuk dasar yang berkategori verba, nomina, ajektiva, numeralia dan prakategorial. Dalam penggabungan afiks dengan bentuk dasar terjadi proses nasalisasi, pemunculan fonem, pengekalan fonem, dan pelesapan fonem. Terdapat dua fungsi afiks, yaitu derivasional dan infleksional. Makna yang muncul dari proses melekatnya afiks dengan bentuk dasar adalah makna gramatikal. Makna gramatikal prefiks yang ditemukan di antaranya makna ‘menjadi’, memberikan’, ‘mengeluarkan’, ‘melakukan’, ‘dalam keadaan’, ‘memakai’, ‘mengandung’, ‘melakukan perbuatan’, pelaku yang melakukan tindakan’, ‘alat untuk menjadikan’, ‘pelaku yang menyebabkan’, ‘paling’, ‘sama’, ‘tingkat’, ‘profesi’, ‘alat’, dan makna ‘jadikan lebih’. Makna infiks yang ditemukan di antaranya makna ‘alat/instrumen tubuh’ dan ‘hal’. Makna sufiks yang ditemukan di antaranya makna ‘lebih’, ‘hal atau benda yang dikenai perbuatan’, ‘sebabkan jadi lebih’, ‘memberikan’, ‘membuat jadi’, dan ‘melakukan perbuatan untuk orang lain /benefaktif. Makna simulfiks yang ditemukan di antaranya makna ‘melakukan’, ‘mengeluarkan’, ‘memakai’, dan makna ‘membuat’. Makna konfiks yang ditemukan di antaranya makna ‘terlalu’, ‘hal’, ‘peristiwa’, ‘tempat’, ‘alat’, ‘kumpulan’, ‘hanya dalam keadaan’, ‘pluralis’, ‘hasil’, dan makna ‘resiprokal’. Makna kombinasi afiks yang ditemukan di antaranya makna ‘kausatif’, ‘menjadikan’, ‘menyebabkan mendapat’, ‘membuat keadaan’, ‘bersikap terhadap’, ‘berlaku sebagai’, ‘menjadikan supaya’, ‘dapat dilakukan’, ‘mempunyai’, ‘mendapat’, ‘repetitif’, ‘menyebabkan mendapat’, ‘dijadikan’, ‘dibuat jadi lebih’, ‘membuat jadi lebih’, ‘sebabkan menjadi’, dan menyatakan makna ‘dibuat lebih’.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dra. Sri Wahyuni, M. Ed. ; Dra. Noviatri, M. Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | afiks; afiksasi; fungsi; makna |
| Subjects: | P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Indonesia |
| Depositing User: | S1 Sastra Indonesia |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 01:53 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 01:53 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533239 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric