Saputra, Rexi Imam (2026) Analisis Faktor yang Memengaruhi Perjalanan Aktif ke Sekolah Berdasarkan Kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru Jalur Domisili di Kota Padang. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (306kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (704kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (293kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (309kB) |
|
|
Text (Thesis Fulltext)
05. Thesis Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kemacetan lalu lintas di sekitar kawasan sekolah pada jam kedatangan dan pulang murid merupakan salah satu permasalahan transportasi perkotaan yang disebabkan oleh tingginya aktivitas antarjemput menggunakan kendaraan bermotor. Padahal, sejak tahun 2017, pemerintah Indonesia telah menerapkan kebijakan penerimaan murid berdasarkan domisili yang saat ini dikenal sebagai Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili. Walaupun tujuan utama kebijakan ini adalah pemerataan akses pendidikan, namun penerapannya berimplikasi pada semakin dekatnya jarak antara rumah dan sekolah, sehingga secara teoritis, hal ini seharusnya dapat mendorong perjalanan aktif murid ke sekolah, seperti berjalan kaki atau bersepeda. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan murid melakukan perjalanan aktif ke sekolah. Data dianalisis menggunakan metode regresi logistik biner dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan empat faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan murid berjalan aktif ke sekolah, yaitu kekhawatiran orang tua terhadap kemungkinan anak menjadi korban kecelakaan (x17; OR = 86,321), keberadaan teman untuk berangkat bersama ke sekolah (x9; OR = 9,827), kehadiran petugas pengatur lalu lintas pada akhir jam sekolah (x13; OR = 9,051), serta keberadaan kendaraan yang parkir di tepi jalan sehingga mengurangi jarak pandang saat menyeberang (x15; OR = 6,288). Faktor persepsi keamanan dan sosial adalah yang berpengaruh signifikan, sedangkan faktor jarak (x2) sebagai karakteristik utama penerapan SPMB jalur domisili tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan perjalanan aktif ke sekolah. Model regresi yang diperoleh selanjutnya digunakan untuk memprediksi perjalanan aktif dan mensimulasikan perubahan hambatan samping. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan perjalanan aktif berpotensi mengurangi hambatan samping dan meningkatkan kapasitas jalan sebesar 263,2 SMP/jam.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Yossyafra, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D. ; Dr. Ir. Titi Kurniati, M.T. |
| Uncontrolled Keywords: | SPMB Jalur Domisili; Perjalanan Aktif ke Sekolah; Regresi Logistik Biner; Persepsi Kemanan; Kapasitas Jalan |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S2 Teknik Sipil |
| Depositing User: | S2 Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 03:42 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 03:42 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533064 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]