IDENTIFIKASI DAN UPAYA MITIGASI LONGSOR DI RUAS JALAN RANTAU PANDAN KABUPATEN MUARO BUNGO

Nur Mahmud, Amirul Abdul Fatah (2026) IDENTIFIKASI DAN UPAYA MITIGASI LONGSOR DI RUAS JALAN RANTAU PANDAN KABUPATEN MUARO BUNGO. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (235kB)
[img] Text (Bab 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (228kB)
[img] Text (Kesimpulan dan Saran)
BAB 5.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (223kB)
[img] Text (Full Teks)
Full Thesis-2420922014-Amirul Abdul Fatah Nur Mahmud.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu permasalahan geoteknik yang dapat mengganggu fungsi infrastruktur dan keselamatan pengguna jalan, terutama pada daerah dengan kondisi lereng curam, tanah berbutir halus, serta intensitas hujan yang tinggi. Ruas jalan Rantau Pandan, Kabupaten Muaro Bungo, merupakan salah satu kawasan yang mengalami kejadian longsor berulang sehingga diperlukan kajian terhadap karakteristik tanah, tingkat kestabilan lereng, dan upaya mitigasi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan menganalisis sifat fisis dan mekanis tanah, menentukan tingkat kestabilan lereng berdasarkan nilai faktor keamanan (Safety Factor/SF), serta memberikan rekomendasi teknis mitigasi pada lima lokasi penelitian. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, pengambilan sampel tanah terganggu dan tidak terganggu, serta pengujian laboratorium berupa kadar air, berat isi, berat jenis, analisis ukuran butir, batas Atterberg, dan uji geser langsung. Tanah diklasifikasikan menggunakan Unified Soil Classification System (USCS), sedangkan kestabilan lereng dianalisis melalui metode bidang datar terbatas, bidang datar panjang, dan bidang datar panjang dengan aliran air, kemudian dibandingkan dengan hasil analisis perangkat lunak GEO5. Hasil pengujian menunjukkan kadar air sebesar 12,464–47,898%, berat isi 17,481–21,317 kN/m³, berat jenis 2,629–2,715, kohesi 12,75–39,24 kN/m², dan sudut geser dalam 11,310°–19,290°. Tanah penyusun lereng didominasi kelompok ML (Silt with Low Plasticity) dan sebagian CL (Clay with Low Plasticity). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan cenderung menurun ketika pengaruh aliran air diperhitungkan. Kondisi paling kritis terjadi pada Lokasi 5 dengan nilai SF 1,23 berdasarkan perhitungan manual dan 1,18 berdasarkan GEO5, lebih rendah dari nilai minimum 1,25. Hasil ini menunjukkan bahwa keberadaan air menjadi faktor penting yang memengaruhi kestabilan lereng. Upaya mitigasi yang direkomendasikan berupa pengendalian air melalui sistem drainase, penanaman vegetasi, pemeliharaan lereng, serta pemantauan berkala, dengan Lokasi 5 menjadi prioritas penanganan.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. Ir. Andriani, S.T., M.T.;Prof. Ir. Abdul Hakam, M.T., Ph.D.
Uncontrolled Keywords: Tanah Longsor, Stabilitas Lereng, Faktor Keamanan, GEO5, Mitigasi Longsor.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > S2 Teknik Sipil
Depositing User: S2 Teknik Sipil
Date Deposited: 29 Aug 2026 04:52
Last Modified: 29 Aug 2026 04:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532966

Actions (login required)

View Item View Item