ISOLASI DAN KARAKTERISASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN PISANG BATU (Musa balbisiana C.)

Adam, Dhuri Pratama (2026) ISOLASI DAN KARAKTERISASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN PISANG BATU (Musa balbisiana C.). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (371kB)
[img] Text (BAB 1. PENDAHULUAN)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (154kB)
[img] Text (BAB V. PENUTUP)
03. BAB AKHIR.pdf - Published Version

Download (312kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (154kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
05. TUGAS AKHIR ILMIAH.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tanaman pisang batu (Musa balbisiana C.) merupakan salah satu tanaman yang diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif alami. Pada penelitian ini dilakukan isolasi senyawa metabolit sekunder dari fraksi etil asetat daun pisang batu. Proses isolasi dilakukan dengan kromatografi kolom gravitasi dan pemurnian dengan cara triturasi. Senyawa hasil isolasi diperoleh berupa padatan putih dengan massa sebanyak 0,0078 g (7,8 mg) yang memiliki rentang titik leleh 221-223 °C. Kemurnian senyawa hasil isolasi ditunjukan dengan adanya satu spot noda pada beberapa variasi eluen dengan nilai Rf yang berbeda. Hasil identifikasi senyawa hasil isolasi ini menunjukan uji positif triterpenoid menggunakan pereaksi LB (Lieberman-Burchad). Karakterisasi senyawa hasil isolasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan adanya serapan maksimum pada panjang gelombang 285 nm yang mengindikasikan transisi elektron π→π* serta terdapat ikatan rangkap terkonjugasi oleh gugus kromofor. Data ini diperkuat dengan data karakterisasi menggunakan FTIR dimana pada spektrum FTIR muncul pita serapan pada bilangan gelombang 3500-3300 cm-1 menandakan gugus O-H stretching, bilangan gelombang 2930,80 cm-1 menandakan gugus C-H stretching, bilangan gelombang 1662,82 cm-1 menandakan gugus C=C atau C=O stretching, bilangan gelombang 1452,55 cm-1 dan 1367,17 cm-1 menandakan gugus C-H alifatik serta pada bilangan gelombang 1179,19 cm-1 dan 1054,67 cm-1 untuk gugus C-O stretching.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Drs. Norman Ferdinal, MS
Uncontrolled Keywords: Musa balbisiana C., metabolit sekunder, triterpenoid, kromatografi kolom gravitasi, karakterisasi senyawa
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Kimia
Depositing User: S1 Kimia Kimia
Date Deposited: 26 Aug 2026 07:22
Last Modified: 26 Aug 2026 07:22
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532953

Actions (login required)

View Item View Item