Kadar Insulin dan Glukosa Darah Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis, Raffles 1821) di Kawasan Urban Ngarai Sianok, Bukittinggi

Aisyah, Rihadatul (2026) Kadar Insulin dan Glukosa Darah Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis, Raffles 1821) di Kawasan Urban Ngarai Sianok, Bukittinggi. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (Bab I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (193kB)
[img] Text (Bab V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (137kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (241kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis Raffles, 1821) merupakan primata yang mampu beradaptasi dengan lingkungan urban, termasuk memanfaatkan sumber pakan yang berasal dari aktivitas manusia. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi metabolisme energi yang berkaitan dengan kadar insulin dan glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar insulin dan glukosa darah pada monyet ekor panjang di kawasan urban Ngarai Sianok, Bukittinggi, serta mengkaji hubungannya dengan berat badan dan kategori usia. Penelitian dilaksanakan pada Juni 2025 terhadap 23 individu yang ditangkap menggunakan Tomahawk trap dan net trap. Kadar glukosa darah diukur menggunakan GlucoDr, sedangkan kadar insulin dianalisis menggunakan Monkey HS-INS AccQuant ELISA Kit. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar insulin berkisar antara 3,70–139,65 µU/mL, sedangkan kadar glukosa darah berkisar antara 37,40–186,00 mg/dL. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisiologis populasi monyet ekor panjang di kawasan Ngarai Sianok masih berada dalam kisaran fisiologis yang wajar, meskipun terdapat variasi nilai antarindividu. Variasi tersebut diduga berkaitan dengan perbedaan kondisi fisiologis, asupan pakan, aktivitas harian, serta faktor lingkungan pada saat pengambilan sampel. Analisis korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar insulin dan glukosa darah maupun antara kedua parameter tersebut dengan berat badan dan kategori usia (p > 0,05). Hasil penelitian ini melengkapi informasi mengenai kondisi fisiologis monyet ekor panjang liar di kawasan urban dan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam upaya pengelolaan serta konservasi populasi di Ngarai Sianok.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: DR. Rizaldi S.Si, M.Sc; Dr. Rita Maliza S.Si, M.Si
Uncontrolled Keywords: glukosa darah; insulin; kawasan urban; Macaca fascicularis; Ngarai Sianok
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QL Zoology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Biologi
Depositing User: S1 Biologi Biologi
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:52
Last Modified: 28 Aug 2026 03:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532833

Actions (login required)

View Item View Item