Tanjung, Nazwa Habibi (2026) Analisis Risiko Produksi Pada Usaha Tahu ATB di Kecamatan Kuranji Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (122kB) |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (114kB) |
|
|
Text (BAB V PENUTUP)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (34kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (175kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
05. Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Usaha Tahu ATB di Kecamatan Kuranji, Kota Padang merupakan agroindustri tahu berskala kecil yang menghadapi fluktuasi jumlah produksi, dengan produksi tertinggi sebanyak 3.624 peti dan terendah 824 peti. Penurunan produksi disebabkan oleh banyak faktor: risiko selama proses produksi seperti rendahnya ketelitian pekerja, ketidakstabilan kualitas bahan baku, kerusakan mesin dan peralatan, ketidaksesuaian proses produksi, serta perubahan kondisi eksternal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab risiko produksi, menganalisis dan mengukur tingkat penyebabnya, serta merumuskan strategi manajemen risiko produksi pada Usaha Tahu ATB. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui studi kasus. Identifikasi penyebab risiko dilakukan menggunakan Fishbone Diagram, pengukuran tingkat risiko menggunakan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), dan penentuan prioritas risiko menggunakan Diagram Pareto. Hasil penelitian menemukan 17 penyebab risiko produksi yang berasal dari lima kelompok sumber risiko, yaitu sumber daya manusia, bahan baku, mesin dan peralatan, proses produksi, serta faktor eksternal. Berdasarkan hasil FMEA dan Diagram Pareto, diperoleh sembilan risiko prioritas dengan persentase kumulatif ≤80%, yaitu sistem kerja satu shift malam tanpa jeda istirahat teratur, keterbatasan air, perendaman kedelai yang tidak tepat waktu, bencana alam, ketidaksesuaian suhu dan waktu pemasakan, kerusakan mesin penggiling, rendahnya ketelitian pekerja, perubahan permintaan pasar, dan ketidakkonsistenan tahap pencetakan. Strategi preventif yang dirumuskan meliputi penyusunan SOP tertulis, penjadwalan istirahat kerja, pemasangan CCTV, penerapan preventive maintenance, penggunaan termometer dan stopwatch, serta cetakan bersekat ukuran seragam. Strategi mitigasi meliputi kerja sama jangka panjang dengan distributor bahan baku, penyediaan tandon air cadangan, dan penyesuaian volume produksi berdasarkan perubahan permintaan pasar.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Cindy Paloma, S.P., M.Si : Dr. Yulistriani, S.P., M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Agroindustri; Diagram Tulang Ikan; Failure Mode and Effects Analysis (FMEA); Risiko Produksi; Tahu |
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis |
| Depositing User: | S1 Agribisnis Agribisnis |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 01:17 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 01:17 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532709 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric