Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Singkong Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Pada Usaha Keripik Balado Cahaya Di Kecamatan Padang Timur Kota Padang

Asriati, Afifah (2026) Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Singkong Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Pada Usaha Keripik Balado Cahaya Di Kecamatan Padang Timur Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (308kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (234kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (167kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (232kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pengendalian persediaan bahan baku merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi dan efisiensi biaya pada usaha agroindustri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pengendalian persediaan bahan baku singkong yang diterapkan pada Usaha Keripik Balado Cahaya serta menentukan jumlah persediaan bahan baku yang optimal dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan membandingkan dengan metode yang dilakukan oleh usaha. Penelitian dilakukan di Usaha Keripik Balado Cahaya, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara dengan pemilik usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian persediaan bahan baku pada usaha masih dilakukan secara konvensional berdasarkan perkiraan pemilik dengan frekuensi pembelian sebanyak 130 kali dalam satu tahun. Total biaya persediaan yang dikeluarkan usaha sebesar Rp 1.156.119 per tahun. Berdasarkan perhitungan metode EOQ, jumlah pemesanan bahan baku yang optimal adalah 1.371 kg setiap kali pemesanan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 12 kali per tahun. Penerapan metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 210.708 per tahun atau mampu menghemat biaya persediaan sebesar Rp 945.411 dibandingkan dengan metode yang diterapkan usaha. Dengan demikian, metode EOQ dapat menjadi alternatif yang lebih efisien dalam pengendalian persediaan bahan baku singkong karena mampu menentukan jumlah pemesanan yang ekonomis serta menekan total biaya persediaan

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Widya Fitriana, S.P, M.Si ; Dr. Rika Hariance, S.P, M.Si
Uncontrolled Keywords: Economic Order Quantity (EOQ); persediaan bahan baku; singkong; agroindustri
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: S1 Agribisnis Agribisnis
Date Deposited: 27 Aug 2026 07:59
Last Modified: 27 Aug 2026 07:59
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532595

Actions (login required)

View Item View Item