Rahimah, Hifzu (2026) Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) Varietas R-212 Terhadap Aplikasi Pupuk Organik Guano. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (237kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (204kB) |
|
|
Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (147kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (228kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Jagung (Zea mays L.) merupakan komoditas pangan strategis di Indonesia, namun produksinya di Sumatra Barat, khususnya Kabupaten Solok, cenderung menurun. Salah satu kendala budidaya jagung di Kabupaten Solok adalah dominasi tanah Andosol yang memiliki ketersediaan fosfor rendah akibat terjerap oleh mineral alofan dan aluminium. Pupuk organik guano berpotensi menjadi solusi karena memiliki kandungan fosfor tinggi serta mampu memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis terbaik pupuk organik guano terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung varietas R-212 pada tanah Andosol di Kabupaten Solok. Penelitian dilaksanakan di IkoNyoa Farms, Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok dengan ketinggian tempat ± 1.200 mdpl dan Laboratorium Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Juni 2026 menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 taraf dosis pupuk organik guano (0; 2,5; 5; dan 7,5 ton/ha) dengan 4 kelompok. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik menggunakan uji F taraf nyata 5%. Jika F hitung perlakuan lebih besar dari F tabel 5% maka dianalisis dengan uji lanjut DNMRT (Duncan’s New Multiple Range Test) menggunakan aplikasi STAR (Statistical Tool for Agricultural Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik guano berbeda tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, umur muncul bunga, jumlah baris per tongkol, dan bobot 1000 biji, tetapi berbeda nyata terhadap bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol, serta bobot pipilan kering per petak dan per hektar. Dosis pupuk organik guano 5 ton/ha memberikan hasil terbaik dengan bobot pipilan kering sebesar 5949,23 g per petak atau setara 14,87 ton/ha. Berdasarkan hasil tersebut dosis 5 ton/ha pupuk organik guano direkomendasikan untuk budidaya jagung varietas R-212 pada tanah Andosol di dataran tinggi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Lily Syukriani, S.P., M.P; Aries Kusumawati, S.P., M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | bobot pipilan kering; dosis; fosfor; Kabupaten Solok; tanah Andosol |
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 10:17 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 10:17 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532576 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric