Fadillah, M. Arief (2026) ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI SISTEM PANEL SURYA 100 WATT DI WILAYAH PESISIR DAN PEGUNUNGAN KOTA PADANG MENGGUNAKAN SIMULASI MATLAB SIMULINK. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (547kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (689kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (594kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (472kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi terbarukan terus mengalami perkembangan seiring meningkatnya kebutuhan energi listrik. Namun, kinerja sistem fotovoltaik sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti intensitas iradiasi matahari dan temperatur. Perbedaan karakteristik geografis suatu wilayah dapat menyebabkan perbedaan kemampuan panel surya dalam menghasilkan energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja dan efisiensi sistem panel surya 100 Watt pada wilayah pesisir dan pegunungan Kota Padang menggunakan simulasi MATLAB/Simulink.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif berbasis simulasi dengan membandingkan dua jenis panel surya, yaitu monocrystalline dan polycrystalline berkapasitas 100 Watt. Sistem fotovoltaik dimodelkan menggunakan MATLAB/Simulink dengan penerapan sistem Maximum Power Point Tracking (MPPT) menggunakan algoritma Perturb and Observe (P&O). Parameter yang dianalisis meliputi iradiasi matahari, temperatur, arus keluaran (Ipv), tegangan keluaran (Vpv), daya keluaran, serta efisiensi panel surya pada wilayah pesisir dan pegunungan Kota Padang.Hasil simulasi menunjukkan bahwa perubahan kondisi lingkungan memberikan pengaruh terhadap karakteristik keluaran panel surya. Peningkatan iradiasi matahari menyebabkan peningkatan arus dan daya keluaran panel, sedangkan peningkatan temperatur memberikan pengaruh terhadap penurunan tegangan keluaran. Pada wilayah pegunungan, panel monocrystalline menghasilkan daya rata-rata sebesar 20,67 Watt, sedangkan panel polycrystalline menghasilkan daya rata-rata sebesar 20,46 Watt setelah penerapan MPPT. Pada wilayah pesisir, panel monocrystalline menghasilkan daya rata-rata sebesar 27,12 Watt, sedangkan panel polycrystalline menghasilkan daya rata-rata sebesar 26,59 Watt setelah menggunakan MPPT. Hasil perhitungan efisiensi pada kondisi pengujian wilayah pesisir menunjukkan bahwa panel monocrystalline memiliki efisiensi sebesar 75,90%, sedangkan panel polycrystalline sebesar 80,94%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi geografis, intensitas iradiasi matahari, temperatur, dan karakteristik panel surya memberikan pengaruh terhadap performa sistem fotovoltaik. Wilayah pesisir menunjukkan potensi produksi energi listrik yang lebih baik dibandingkan wilayah pegunungan berdasarkan kondisi simulasi yang digunakan. Penerapan MPPT algoritma Perturb and Observe mampu membantu sistem dalam memperoleh titik operasi optimal sehingga meningkatkan pemanfaatan energi dari panel surya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Eng. Primas Emeraldi, S.T.,M.T |
| Uncontrolled Keywords: | Panel Surya; Monocrystalline; Polycrystalline; MPPT; Perturb and Observe; MATLAB Simulink; Efisiensi Fotovoltaik |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Elektro |
| Depositing User: | S1 Teknik Elektro |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 08:08 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 08:08 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]