Analisis Kalimat Penderita Tunarungu dalam Kolom Chat Whatsapp Group Komunitas Gerkatin di Kota Padang

Apendi, Mario (2026) Analisis Kalimat Penderita Tunarungu dalam Kolom Chat Whatsapp Group Komunitas Gerkatin di Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (406kB)
[img] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (271kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (277kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Perbedaan mendasar antara sistem bahasa isyarat yang digunakan Komunitas Tuli GERKATIN Kota Padang dengan kaidah bahasa Indonesia secara umum berdampak pada aktivitas komunikasi digital mereka. Di media sosial seperti WhatsApp, sering kali ditemukan kekhasan berupa struktur kalimat tulis yang terbalik serta penghilangan unsur kata tertentu. Berangkat dari fenomena tersebut, masalah yang diangkat dalam penelitian ini, yaitu: 1) Bagaimana unsur kalimat yang dihasilkan dalam bahasa tulis pada komunitas Gerkatin di Kota Padang, 2) Bagaimana pola kalimat yang dihasilkan dalam bahasa tulis pada komunitas Gerkatin di kota padang. Berdasarkan masalah tersebut, tujuan penelitian ini, yaitu: 1) menjelaskan unsur kalimat yang dihasilkan dalam bahasa tulis pada komunitas Gerkatin di Kota Padang, 2) mendeskripsikan pola kalimat bahasa tulis pada komunitas tuli di kota padang. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu penyediaan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis. Pada tahap penyediaan data, digunakan metode simak dengan teknik dasar berupa teknik sadap. Adapun teknik lanjutan yang digunakan meliputi teknik Simak Libat Cakap (SLC), Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), dan teknik catat. Selanjutnya, pada tahap analisis data digunakan metode padan ortografis dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP), dan teknik lanjutan berupa Hubung Banding Membedakan (HBB), dan Hubung Banding Menyamakan (HBS). Selanjutnya, digunakan metode agih dengan teknik dasar berupa teknik Bagi Unsur Langsung (BUL), dengan teknik lanjutan teknik lesap dan teknik sisip. Pada tahap penyajian, hasil analisis disajikan dengan menggunakan metode informal. Berdasarkan hasil analisis, pada bagian unsur kalimat temuan paling penting dari penelitian ini terdapat unsur subjek, predikat, objek, keterangan, pelengkap. Namun, dari 20 pola yang ditemukan hanya terdapat dua pola kalimat yang memiliki unsur Subjek (S) persona pertama (saya/aku) serta penyatuan langsung kata benda di belakang Predikat (P) tanpa preposisi. Bagian pola kalimat ditemukan sebanyak 20 pola yang khas dari kolom Chat Whatsapp Group ini, yaitu: (1) K-P-O, (2) K-P-Pel, (3) K1-P-K2, (4) P1-O1-P2-02, (5) K1-K2, (6) P-K1-K2 (7) S-P1-P2-K, (8) K1-P-O-K2, (9) S-P-K, (10) K-S-P-Pel, (11) K1-P-Pel1-Pel2-K2, (12) K1-P-K2-Pel-K3, (13) P-K1-P-K2, (1) P, (15) K1-P1-K2-P2-P3K3, (16) K-P, (17) K1-K2-P-K3, (18P-K, (19) S-P, (20) P-K-O.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Aslinda, M.Hum : Dr. Rona Almos, M.Hum
Uncontrolled Keywords: Unsur Kalimat; Pola Kalimat; tata bahasa; Sintaksis
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Indonesia
Depositing User: S1 Sastra Indonesia
Date Deposited: 26 Aug 2026 06:56
Last Modified: 26 Aug 2026 06:56
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532148

Actions (login required)

View Item View Item