Ismail, Syafri (2026) Spillover Guncangan Moneter Murni dan Informasi Bank Sentral Amerika Serikat Terhadap Perekonomian Indonesia. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (204kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version Download (304kB) |
|
|
Text (Bab Akhir)
BAB V.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (256kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis respons pasar keuangan, kebijakan moneter, dan sektor riil Indonesia terhadap guncangan kebijakan moneter murni (pure monetary policy shock) dan guncangan informasi bank sentral (central bank information shock) dari Amerika Serikat. Pemisahan kedua guncangan diperlukan karena perubahan ekspektasi suku bunga The Fed tidak selalu bersifat kontraktif. Penelitian menggunakan data bulanan Agustus 2005 hingga Maret 2025 dan model Bayesian Structural Vector Autoregression (BSVAR) yang diidentifikasi melalui sign restriction dan zero restriction berdasarkan pergerakan bersama Federal Funds Futures dan S&P 500 di sekitar pengumuman FOMC. Analisis menggunakan Impulse Response Function (IRF) dengan mempertimbangkan median dan interval kredibel posterior serta Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Hasil IRF menunjukkan bahwa guncangan moneter murni terutama menekan pasar keuangan melalui kenaikan imbal hasil obligasi tenor 1 tahun dan penurunan IHSG pada horizon awal, sedangkan respons BI Rate, IPI, dan IHK relatif terbatas serta mengandung ketidakpastian posterior. Sebaliknya, guncangan informasi bank sentral diikuti peningkatan IHSG dan IPI yang konsisten secara posterior, sementara penurunan awal imbal hasil obligasi hanya menunjukkan kecenderungan arah karena interval kredibelnya mencakup nol. Hasil FEVD pada horizon 24 bulan menunjukkan kontribusi kedua guncangan sebesar 10,38 persen terhadap BI Rate, 8,83 persen terhadap imbal hasil obligasi, 14,51 persen terhadap IHSG, 9,15 persen terhadap IPI, dan 8,52 persen terhadap IHK. Temuan ini menunjukkan bahwa spillover kebijakan moneter Amerika Serikat terhadap Indonesia bersifat heterogen, relatif sementara, dan paling kuat pada pasar saham, sehingga respons kebijakan domestik perlu mempertimbangkan jenis guncangan yang mendasarinya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Arie Sukma, S.E, M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | spillover kebijakan moneter; guncangan moneter murni; guncangan informasi bank sentral; BSVAR; Federal Reserve |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HC Economic History and Conditions |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Ekonomi |
| Depositing User: | S1 Ekonomi Ekonomi |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 06:54 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 06:54 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532061 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric