PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME (ARDS) PADA PASIEN NEONATUS DAN PEDIATRIC DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS ANDALAS

Putri, Madyani (2026) PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME (ARDS) PADA PASIEN NEONATUS DAN PEDIATRIC DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS ANDALAS. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (563kB)
[img] Text (02. Bab I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (266kB)
[img] Text (03. Bab V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (246kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (239kB)
[img] Text (05. Skripsi Full)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) merupakan sindrom gangguan pernapasan akut dengan angka morbiditas dan mortalitas yang cukup tinggi pada pasien neonatus dan pediatrik. Terapi antibiotik yang rasional diperlukan untuk mengendalikan infeksi penyebab ARDS serta mendukung perbaikan luaran klinis, yang meliputi suhu tubuh, denyut nadi, laju napas, saturasi oksigen (SpO₂), dan jumlah leukosit. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil penggunaan antibiotik serta mengevaluasi luaran klinis setelah pemberian terapi antibiotik pada pasien ARDS di ruang NICU dan PICU Rumah Sakit Universitas Andalas. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien ARDS periode 2022–2025. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis univariat dilakukan menggunakan Microsoft Excel, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebanyak 37 pasien memenuhi kriteria inklusi penelitian. Antibiotik yang paling banyak digunakan adalah gentamisin (35,5%) dan ampisilin-sulbaktam (34,4%), sedangkan golongan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah β-laktam dan aminoglikosida, masing-masing sebesar 41,9%. Sebanyak 32 pasien (86,5%) menunjukkan perbaikan luaran klinis setelah pemberian terapi antibiotik. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna pada parameter denyut nadi, laju napas, saturasi oksigen, dan jumlah leukosit sebelum dan sesudah terapi, sedangkan suhu tubuh tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna. Disimpulkan bahwa pasien ARDS yang menerima terapi antibiotik menunjukkan perbaikan luaran klinis.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Apt. Dian Ayu Juwita, M.Farm ; Apt. Najmiatul Fitria, M. Farm., Ph.D
Uncontrolled Keywords: Kata kunci; Acute Respiratory Distress Syndrome, ARDS, antibiotik, luaran klinis, neonatus, pediatrik.
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 26 Aug 2026 08:33
Last Modified: 26 Aug 2026 08:33
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532015

Actions (login required)

View Item View Item