APLIKASI PRIMING NANOPARTIKEL Padina minor Yamada UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI KEKERINGAN PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (Capcisum annuum L.) BERBASIS EKSPRESI GEN CaHsFA2

Winny Rabbial, Firsti Aswendri (2026) APLIKASI PRIMING NANOPARTIKEL Padina minor Yamada UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI KEKERINGAN PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (Capcisum annuum L.) BERBASIS EKSPRESI GEN CaHsFA2. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (577kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (137kB)
[img] Text (Bab V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (134kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (724kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Cekaman kekeringan merupakan salah satu faktor pembatas utama dalam budidaya cabai (Capsicum annuum L.) yang dapat menurunkan pertumbuhan, produktivitas, dan respons fisiologis tanaman. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan toleransi tanaman terhadap cekaman kekeringan adalah melalui aplikasi nanopriming berbasis rumput laut Padina minor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nanopriming P. minor terhadap pertumbuhan, fisiologi, biokimia, dan ekspresi gen CaHsFA2 pada tanaman cabai yang mengalami cekaman kekeringan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan faktor konsentrasi nanopriming dan kapasitas lapang tanah. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan, fisiologi, biokimia, dan ekspresi gen CaHsFA2. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji DNMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan nanopriming P. minor secara statistik hanya berpengaruh nyata terhadap berat segar tajuk serta berat kering tajuk. Perlakuan kapasitas lapang tanah berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, berat segar tajuk, berat kering tajuk, kandungan klorofil, dan aktivitas enzim katalase. Interaksi kedua faktor hanya berpengaruh nyata terhadap berat segar tajuk dan berat kering tajuk. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi nanopriming P. minor berpotensi memitigasi pengaruh cekaman air sehingga respons tanaman pada kondisi cekaman dapat dipertahankan mendekati kondisi kontrol, meskipun efek tersebut lebih terlihat pada aspek pertumbuhan vegetatif. Gen CaHsFA2 terekspresi pada seluruh perlakuan, namun tidak terlihat perbedaan intensitas pita yang jelas antar perlakuan. Kata kunci: Capsicum annuum, cekaman kekeringan, CaHsFA2, nanopriming, Padina minor.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Bapak Suwirmen, MS dan Ibu Prof. Dr. Zozy Aneloi Noli
Uncontrolled Keywords: Capsicum annuum, cekaman kekeringan, CaHsFA2, nanopriming, Padina minor.
Subjects: Q Science > QP Physiology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Biologi
Depositing User: S1 Biologi Biologi
Date Deposited: 28 Aug 2026 01:01
Last Modified: 28 Aug 2026 01:01
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532008

Actions (login required)

View Item View Item