Sekuritisasi Isu Perubahan Iklim: Studi Ancaman Kenaikan Permukaan Laut Tuvalu

Sari, Nina Novita (2026) Sekuritisasi Isu Perubahan Iklim: Studi Ancaman Kenaikan Permukaan Laut Tuvalu. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (132kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (294kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (60kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (145kB)
[img] Text (05. Skripsi fulltext)
05. Skripsi fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kajian mengenai perubahan iklim selama ini masih didominasi oleh perspektif yang memandang kenaikan permukaan laut sebagai ancaman fisik objektif, sehingga proses politik yang mengubah ancaman tersebut menjadi isu keamanan belum banyak dibedah secara mendalam. Kondisi ini menyisakan kesenjangan pemahaman mengenai bagaimana negara kepulauan dataran rendah mengonstruksi, menyebarkan, dan melegitimasi klaim ancaman kenaikan permukaan laut hingga menghasilkan kebijakan luar biasa. Sementara hukum internasional belum memiliki preseden yang menjamin keberlangsungan negara tanpa wilayah daratan permanen. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses sekuritisasi perubahan iklim yang dilakukan Pemerintah Tuvalu terhadap ancaman kenaikan permukaan laut pada periode 2021 hingga pertengahan tahun 2026. Penelitian menggunakan teori sekuritisasi Thierry Balzacq dengan fokus pada level of Acts. Dengan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif analitis, data diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari dokumen resmi Pemerintah Tuvalu, pidato pada forum internasional, dokumen hukum, perjanjian internasional, serta laporan organisasi internasional. Hasil penelitian mencakup tiga tahap proses sekuritisasi. Tahap pertama ditandai dengan konstruksi ancaman melalui tindakan diskursif yang membingkai kenaikan permukaan laut sebagai ancaman eksistensial terhadap wilayah, kedaulatan, dan keberlangsungan negara Tuvalu. Tahap kedua penyebaran ancaman eksistensial tersebut ke berbagai forum yang dilakukan oleh Tuvalu. Tahap ketiga diwujudkan melalui tindakan luar biasa berupa pembentukan kebijakan, seperti Constitutional Amendment Act 2023, Digital Nation, Rising Nations Initiative, dan Falepili Union Treaty, yang diarahkan untuk mempertahankan keberlanjutan status kenegaraan serta hak kedaulatan Tuvalu di tengah ancaman perubahan iklim. Penelitian ini menunjukkan bahwa sekuritisasi perubahan iklim di Tuvalu berkembang dari pembentukan narasi ancaman menjadi tindakan kelembagaan yang menghasilkan kebijakan konkret untuk mempertahankan eksistensi negara.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Apriwan, S.Sos., M.A., P.hD; Rifki Dermawan, S.Hum., M.Sc
Uncontrolled Keywords: sekuritisasi; perubahan iklim; Tuvalu; kenaikan permukaan laut; Thierry Balzacq.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional
Depositing User: S1 Hubungan Internasional
Date Deposited: 24 Aug 2026 04:35
Last Modified: 24 Aug 2026 04:35
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531941

Actions (login required)

View Item View Item